Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 11 Februari 2018 / 17:06 WIB

Israel-Suriah Memanas, Ini Reaksi Putin

MOSKOW, KRJOGJA.com – Situasi di Suriah memanas setelah pesawat jet F-16 milik Israel ditembak jatuh oleh gerilyawan yang didukung Iran. Israel melancarkan serangan balasan lewat udara ke Suriah sepanjang Sabtu 10 Februari.

Sebagai sekutu Suriah, Presiden Rusia Vladimir Putin meminta semua pihak untuk menahan diri. Mantan agen KGB itu langsung menelefon Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk menyampaikan pandangannya terkait situasi yang memanas di Suriah.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Rusia meminta agar semua langkah, yang bisa memicu konfrontasi berbahaya di kawasan, agar dihindari,” ujar atase pers Istana Kepresidenan Rusia, Kremlin, mengutip dari TASS, Minggu (11/2/2018).

Kantor Perdana Menteri Israel menerangkan, Benjamin Netanyahu sepakat dengan Presiden Vladimir Putin bahwa koordinasi keamanan dengan Rusia harus ditingkatkan. Namun, Bibi –sapaan akrab Netanyahu- menegaskan Israel berhak mempertahankan diri akan serangan dari Suriah.

“Saya menekankan saat berbincang dengan Putin bahwa itu adalah hak dan kewajiban Israel untuk mempertahankan diri akan serangan dari Suriah,” ujar Kantor Perdana Menteri Israel lewat pernyataan resminya.

Ketegangan bermula setelah sebuah drone milik Iran ditembak jatuh oleh pasukan perbatasan Israel dengan Suriah karena dinilai melanggar kedaulatan udara. Insiden itu dibalas dengan ditembak jatuhnya sebuah jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Israel. (*)