Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 11 Februari 2018 / 11:08 WIB

PELAKU MASUK BAWA PEDANG

Begini, Kronologi Penyerangan Gereja di Gamping

SLEMAN, KRJOGJA.com - Penyerangan umat dan pastur yang sedang melaksanakan ibadah terjadi di Gereja Santa Lidwina Bedog Trihanggo Gamping Sleman Minggu (11/2/2018) pagi. Tiga umat dan seorang pastor menjadi korban dan kini tengah menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit. 

Ketua Gereja Santa Lidwina Sukatno mengatakan kejadian tersebut terjadi sekira pukul 07.45 WIB sesaat setelah misa pagi dimulai. Tiba-tiba seorang pria berperawakan cukup kekar menggunakan kaos hitam masuk ke wilayah gereja sembari membawa pedang. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

BACA JUGA :

Sedang Ibadah, Romo Gereja Santa Lidwina Gamping Dibacok

“Masuk gerbang dia langsung membacok seorang umat bernama Bapak Budiyono terkena bagian punggung kepala, kemudian sempat mengejar Bapak Firman tapi bisa lari. Lalu pria tersebut masuk dan membacok siapa saja yang ditemui di depannya sebelum maju kedepan dan melukai Romo Carl E Prier SJ,” ungkapnya. 

Usai membacok romo tersebut pelaku lantas sengaja ditinggalkan di dalam gereja sembari umat dan warga menanti kedatangan petugas kepolisian. Sekitar 15 menit kemudian, polisi membawa pistol datang dan berusaha mengamankan pelaku. 

“Namun tampaknya pelaku ini tidak takut dan malah berusaha maju menyerang polisi hingga akhirnya ditembak di kaki dua kali. Setelah ditembak pun sempat membacok juga kena polisi di bagian tangan sebelum akhirnya diamankan warga dan umat yang memang sudah menunggu,” ungkapnya lagi. 

Pihak gereja mencatat paling tidak ada empat korban terluka akibat bacokan pelaku termasuk pastur dan seorang petugas kepolisian. “Bapak Budiyono, Romo Prier, Aiptu Munir dan Martinus Parmadi saat ini sudah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, semuanya mengalami luka bacok,” sambungnya lagi. 

Pukul 10.45 WIB, polisi masih melakukan olah TKP di Gereja Santa Lidwina. Kapolres Sleman AKBP Muhammad Firman Lukmanul Hakim memimpin langsung olah TKP tersebut. (Fxh)