Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 11 Februari 2018 / 15:12 WIB

Diserang e-KTP, Ganjar Tidak Masalah

SRAGEN, KRJOGJA.com - Kampanye hitam di media sosial (medsos) banyak ditujukan ke PDI Perjuangan menjelang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 mendatang. Namun hal tersebut tidak perlu disikapi dengan emosi dan tetap bersikap santun.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah yang juga Cagub PDIP, Ganjar Pranowo dalam acara Rapat Koordinasi Cabang Khusus (Rakorcabsus) Pemenangan Cagub-Cawagub Jawa Tengah, di Ndayu ParkSragen, Sabtu (10/2) sore. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Ganjar menyatakan, banyak isu miring yang dilontarkan masyarakat melalui medsos terhadap dirinya. Mulai dari SARA sampai ujaran kebencian yang intinya agar tidak memilih Ganjar sebagai calon gubernur. "Kita menghadapi dua jenis pertarungan yakni dunia nyata dan dunia maya (medsos). Tenang saja, kita juga sudah siapkan antisipasi di perang medsos," jelasnya.

Menurut Ganjar, serangan terhadap pribadinya tidak masalah, selama itu tidak menyebarkan berita hoax dan membuat perpecahan. Termasuk kalau dalam kampanye nanti lawan politiknya bakal mengangkat kasus e-KTP yang selama ini disebut-sebut melibatkan dirinya. 

"Gak masalah, menyerang boleh-boleh saja. Nanti rakyat akhirnya akan tahu, yang penting jangan bikin perpecahan. Kalau menegaskan boleh saja, saya akan mempositifkan," tandas Ganjar. (Sam)