Gaya Hidup Agregasi    Sabtu, 10 Februari 2018 / 19:48 WIB

10 Fakta Soal Anemia yang Perlu Anda Tahu

ANEMIA merupakan penyakit yang terjadi karena kurangnya zat besi pada tubuh, zat besi dibutuhkan manusia untuk menghasilkan sel darah merah. Namun ketika zat besi pada tubuh berkurang berarti tubuh tidak dapat memperoleh oksigen dengan cukup.

Hal tersebut akan menyebabkan Anda merasa kelelahan, lesu dan letih sepanjang hari, pucat, pusing dan terjadi masalah pernafasan. Selain itu, masih banyak loh yang harus diketahui mengenai anemia. Sebagaimana dilansir dari Boldsky, Jumat (9/2/2018) berikut pemaparan selengkapnya:

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Kurangnya zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan anemia. Kebanyakan orang yang terkena anemia kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti bayam, kacang-kacangan, biji-bijian dan daging.

Kekurangan darah setelah operasi dan melahirkan

Setelah melahirkan atau melakukan operasi biasanya akan banyak darah keluar, hal itu akan menyebabkan sel darah merah berkurang pada tubuh. Jadi sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung zat besi pasca-operasi atau setelah melahirkan.

Wanita berisiko tinggi terkena anemia

Mengapa demikian? Wanita mengalami menstruasi setiap bulan. Pada fase tersebut, wanita akan kehilangan banyak darah dan tak ayal bisa terjadi anemia.

Ibu hamil

Ibu hamil juga berisiko terkena anemia, karena bayi di dalam perut akan mengambil nutrisi ibu. Maka dari itu untuk ibu hamil perbanyak lah konsumsi makanan yang kaya akan zat besi.

Kelelahan merupakan gejala anemia

Kelelahan merupakan gejala yang paling jelas terlihat ketika Anda mengalami anemia. Selain kelelahan, sering pusing dan detak jantung cepat juga merupakan gejala Anda terkena anemia.

Tes darah

Pengecekan darah dilakukan untuk memeriksa tingkat dari hemoglobin. Jika hemoglobin darah Anda rendah, hal tersebut dapat dikatakan Anda terkena anemia.

Orang yang kekurangan zat besi membutuhkan suplemen. Hal tersebut dapat meningkatkan tingkat zat besi mereka. Sebelum menggunakan suplemen sebaiknya Anda konsultasikan dahulu dengan dokter.

Vitamin C dapat meningkatkan zat besi

Jika Anda kekurangan zat besi coba konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C, karena jika vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi dari buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran. Minumlah jus jeruk setiap hari untuk mencukupi kebutuhan zat besi Anda.

Kontrol asupan kalsium

Saat gejala anemia sudah terasa, kontrol konsumsi berbagai produk susu. Sebab, jika berlebihan mengkonsumsi kalsium, hal itu dapat menyebabkan proses penyerapan zat besi pada tubuh terganggu. Tapi Anda masih bisa mengonsumsi susu dengan cara diselingi makanan zat besi di lain hari.

Hindari Gluten

Orang yang terkena anemia sebaiknya jangan konsumsi makanan yang banyak mengandung gluten, seperti gandum. Hal tersebut dikarenakan gluten dapat menghambat nutrisi yang masuk pada tubuh dan juga dapat merusak dinding usus. (*)