Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Jumat, 09 Februari 2018 / 19:55 WIB

JADI RUANG PEMBELAJARAN SISWA

Dikembangkan 1.250 Buah Naga di Sekolah

WONOSARI, KRJOGJA.com - Wakil Bupati Gunungkidul Dr H Immawan Wahyudi MH melaksanakan panen buah naga di SMAN 2 Playen. Sekolah ini merupakan lembaga pendidikan pertama yang mengembangkan tanaman buah naga dilahan seluas satu hektar. Jumlah yang ditanam mencapai 1.250 buah naga.

“Pemkab mengapresiasi pengembangan buah naga di sekolah. Selain bisa mendatangkan pendapatan, tentunya penanaman buah naga bisa menjadi tempat belajar siswa. Serta mendorong pemuda untuk mencintai pengembangan perkebunan maupun pertanian,” kata Immawan Wahyudi usai pelaksanaan panen, Jumat (09/02/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Ir Bambang Wisnubroto, Kepala SMAN 2 Playen Fatmiyati MPd dan Ketua Penggerak PKK Gunungkidul.  Ny Fatmiyati menambahkan, pengembangan buah naga sudah dilaksanakan sejak 2015 lalu. Panen ini sekaligus meluncurkan SMAN 2 Playen sebagai sekolah seribu naga. Setiap siswa juga diberikan program  menanam minimal 1 buah naga di lingkungan sekolah.

“Rencananya juga akan dikembangkan pembibitan buah naga,” imbuhnya.

Kepala DPP Gunungkidul Bambang Wisnubroto menuturkan, berdasarkan data yang ada, di Gunungkidul sudah dikembangkan 2.000 lebih buah naga. Selain di SMAN 2 Playen, juga berada di Saptosari 77 batang, Ponjong 500 batang, Tepus 100 batang, Giripanggung 75 batang dan wilayah Sri Gethuk, Playen.

“Ke depan dinas akan mendorong pengembangan tanaman holtikultura. Sehingga mendukung Gunungkidul sebagai gudang pangan DIY,” jelasnya.(Ded)