Warga Gaza Mulai Kesulitan Pangan

PALESTINA, KRJOGJA.com - Kondisi Jalur Gaza, wilayah yang terkepung pendudukan Israel, kian sulit. Hampir dua juta rakyat Palestina yang berdiam di Gaza hidup dalam blokade Israel sejak 2006, saat Hamas berkuasa di sana.

Mosab al-Sharif, 40 tahun, ayah enam anak yang tinggal di kamp pengungsi Al-Shatti, mengaku tak dapat memberi makan anak-anaknya di wilayah tepi pantai Gaza yang miskin itu. Sharif mengandalkan bantuan makanan yang didistribusikan Badan Bantuan untuk Palestina (United Nations Relief and Work Agency for Palestinian Refugees in the Near East/UNRWA).

"Saya biasanya mendapatkan satu paket makanan bagi tiap anggota keluarga setiap bulan," kata dia. Namun pemberian paket itu menjadi tiga bulan sekali baru-baru ini.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) meluncurkan kampanye penggalangan dana global untuk menjembatani defisit anggaran tahunan yang parah dialami UNRWA. Badan pengungsi untuk Palestina yang disebut memberikan bantuan kemanusiaan bagi 1,2 juta pengungsi di Gaza, termasuk kesehatan, pendidikan, makanan dan sanitasi. (*)

Tulis Komentar Anda