Lagi-lagi, KPPBC Kudus Sita 120 Ribu Rokok Tanpa Cukai

KPPBC Kudus menyita ratusan ribu batang rokok ilegal tanpa cukai (Mc Thoriq)

KUDUS, KRJOGJA.com - Penindakan terhadap rokok ilegal dan tembakau iris (TIS) kembali dilakukan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus. 

Rokok polos yang disita mencapai 120.000 batang jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai, dengan nilai barang mencapai Rp 85.800.000. Selain itu menyita tembakau iris sebanyak 24 karung berat 840 kilogram senilai Rp 46.200.000.

“Total potensi kerugian negara dari dua kali penindakan selama Februari 2018 ini mencapai Rp 94.200.000,” ujar Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Iman Prayitno, melalui Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) KPPBC Kudus Dwi Prasetyo Rini, Rabu (07/02/2018)

KPPBC Kudus terus mengintensifkan pemberantasan rokok ilegal di wilayah kerjanya, meliputi Kudus, Pati, Rembang, Blora dan Jepara. Pada awal Januari 2018, tim Intelijen dan Penindakan (Inteldak) KPPBC setempat berhasil melakukan tujuh kali penindakan rokok bodong SKM sebanyak 2,23 juta batang senilai sekitar Rp 1,53 miliar.

Selain itu mengamankan tembakau iris (TIS) seberat 4.276 kilogram dengan nilai perkiraan mencapai Rp 235,18 juta. Dari serangkaian penindakan tersebut , potensi kerugian negara yang berhasil kami selamatkan mencapai Rp 833,13 juta.

Intensitas penindakan rokok ilegal dari tahun ke tahun di wilayah KPPBC Kudus mengalami peningkatan. Tahun 2017, KPPBC sukses melakukan 75 kali penindakan. Rokok ilegal yang berhasil disita sebanyak 20,74 juta batang dengan nilai barang mencapai Rp 24,99 miliar. Potensi kerugian negaranya mencapai Rp 11,48 miliar. (Trq)

Tulis Komentar Anda