SENILAI RP1,53 MILIAR

Bea Cukai Kudus Sita 2,23 Juta Rokok Ilegal

Rokok ilegal yang disita KPPBC Kudus (Mc. Thoriq)

KUDUS, KRJOGJA.com - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus terus mengintensifkan pemberantasan rokok ilegal di wilayah kerjanya, meliputi Kudus, Pati, Rembang, Blora dan Jepara. 

Di awal tahun 2018 ini, tim Intelijen dan Penindakan (Inteldak) KPPBC setempat berhasil menyita rokok bodong jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebanyak 2,23 juta batang senilai sekitar Rp 1,53 miliar. Selain itu mengamankan tembakau iris (TIS) seberat 4.276 kilogram dengan nilai perkiraan mencapai Rp 235,18 juta. 

"Selama Januari 2018 ini kami telah melakukan tujuh kali penindakan. Total potensi kerugian negara yang berhasil kami selamatkan mencapai Rp 833,13 juta,” ujar Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Iman Prayitno, Minggu (04/02/2018) melalui Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) KPPBC Kudus Dwi Prasetyo Rini.

Menurut Dwi Prasetyo sebagian besar yang ditindak berupa rokok polos atau tanpa pita cukai, pemakaian cukai bukan peruntukannya, dan cukai palsu. Pengawasan terhadap produksi rokok bodong terus dilakukan karena mengganggu keberadaan rokok legal.

"Tahun 2017 lalu KPPBC sukses melakukan 75 kali penindakan. Rokok ilegal yang berhasil disita sebanyak 20,74 juta batang dengan nilai barang mencapai Rp 24,99 miliar. Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 11,48 miliar," ungkapnya.

Kasi Inteldak KPPBC Kudus Indra Gunawan menambahkan tetap berkomitmen melakukan pemberantasan rokok ilegal. Dari rangkaian tujuh kali penindakan di awal tahun 2018, akhir Januari berhasil mengamankan minibus nopol K 8482 KA pengangkut rokok jenis SKM tanpa dilekati pita cukai asal Jepara.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas memeriksa sopir kendaraan berinisial AW (44tahun) dan kernet M (42tahun). “Selama ini kami masih kesulitan mengungkap pemilik perusahaan rokok ilegal, karena  tempat produksi hingga pengiriman barang selalu dilakukan dengan sistem sel,” katanya. (Trq)

Tulis Komentar Anda