Jateng Editor : Danar Widiyanto Minggu, 04 Februari 2018 / 09:31 WIB

BERDUA DI DALAM MOBIL DI DIENG

Hendak Bisnis, Ditemukan Tewas

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com - Dua sosok mayat lelaki dan perempuan ditemukan di dalam mobil Kijang LGX Silver AB 1198 SH, di kawasan objek wisata kawah Sikidang Dieng Banjarnegara, Sabtu (3/2/2018). Identitas mayat laki-laki diketahui bernama Nurkholis (45) dan mayat perempuan bernama Mufidatun (43), keduanya warga Desa Karangsari Kecamatan Bener Kanupaten Purworejo.

Penemuan dua mayat  dalam mobil yang terparkir tak jauh dari pipa uap panasbumi pembangkit listrik PLTP Dieng atau sekitar 400 meter menjelang kawah Sikidang dari arah Dusun Karangsari Desa Dieng Kulon itu, menggemparkan masyarakat di pegunungan Dieng dan wisatawan. Kepala Desa Dieng Kulon, Slamet Budiono mengatakan, dua mayat tersebut semula diketahui ketika Sabtu pagi sekitar pukul 05.30 yang akan berdagang.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Keluarga Almarhum Nurcholis di Desa Karangsari Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo kaget mendapat kabar bahwa pria itu ditemukan tewas dalam mobil di kawasan Kawah Sikidang Dieng Banjarnegara. Sebab, Nurcholis pamit pergi ke Pontianak Kalimantan Barat sejak Selasa (30/1/2018) lalu.

Menurut Isrohimi (istri Nurcholis), suaminya itu memang wiraswasta dengan membuka bengkel mobil dan penyedia onderdil kendaraan. Kepergiaan Nurcholis dianggap biasa, karena ia memang kerap mendapat panggilan untuk memperbaiki mobil pelanggannya. Bahkan ia sering pergi keluar kota untuk mencari onderdil pesanan konsumen. "Selasa siang lalu ia pamit ke Pontianak, karena ada kerjaan," tegas Isrohimi, Sabtu kemirin, ketika dikonfirmasi KRJOGJA.com di rumahnya.

Sabtu pagi kemarin, Tim Inafis Polres Banjarnegara segera datang dan mayat dievakuasi ke Puskesmas 2 Batur. Polisi menemukan barang bukti dalam dompet di mayat laki-laki berisi e-KTP atas nama Nurcholis alamat Karangsari Bener RT 1 RW 3 Purworejo, uang Rp 274.000 dan beberapa surat lainnya. Ditemukan pula obat empat strip berserakan di dalam mobil. Di dompet perempuan, ditemukan e-KTP atas nama Mufidatun alamat Karangsari Bener RT 2 RW 3 Purworejo,  Sim C, ATM BRI, Kartu kredit Visa, Kartu TKI Indonesia atas nama Mufidatun dan uang tunai Rp 412.000.

Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei melalui Kasat Reskrim AKP David Widya Dwi Hapsoro mengatakan, tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh kedua korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas, kedua korban meninggal diduga karena menghirup gas karbon beracun dari mesin yang terbakar. "Dugaan itu diperkuat dengan terbakarnya dashboard mobil, kunci mobil masih dalam kondisi ON. Di beberapa bagian bodi mobil juga tampak menghitam atau gosong," jelas AKP David.

Terpisah, Kapolsek Bener AKP Bambang Sulistiyono, Minggu (4/1/2018) mengatakan, pihak kepolisian sudah datang mengecek ke rumah keluarga korban. "Kami cek lokasi saja. Soal motifnya seperti apa, polisi di TKP penemuan mayat yang menyelidiki," ungkapnya. "Menurut informasi yang kami peroleh, antara keluarga Nurcholis dan Mufidatun tidak saling mengenal," jelasnya. (Mad/Jas)

Baca Juga: Nurkholis Tewas, Keluarga Kaget