TAK TERBUKTI TERLIBAT

Dua Terduga Teroris Dilepas

Ilustrasi

JAKARTA (KRjogja.com) - Dinilai tak terbukti terlibat jaringan terorisme, Polri membebaskan dua dari tiga terduga teroris yang ditangkap di Bengkal Temanggung Jateng. Keduanya ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Kamis (1/2).

"Yang dikembalikan kepada keluarga ada dua orang, yakni Z dan L," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri Jakarta, Jumat (2/2).

Seperti diberitakan sebelumnya tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris di Temanggung. Mereka ditangkap di sebuah toko grosir di Jalan Secang-Temanggung Km 3 Dusun Bengkal Desa Bengkal Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung.

Ketiga terduga teroris tersebut adalah AN, Zn dan L. Namun, L dan Zn dipulangkan karena tidak cukup bukti terlibat terorisme, kini yang masih diperiksa masih satu orang yakni AN. "Masih diperiksa secara intensif," ujar Irjen Setyo Wasisto.

Dalam penangkapan itu, Densus menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua ponsel, enam flashdisk, sebuah dompet warna hitam,  buku penjelasan pembatalan keislaman, dua majalah Ar-Royan, sebuah buku zikir pagi dan petang, dua buah kartu ATM, dan uang tunai senilai Rp 28.289.000.

Kapolda Jateng Irjen Pol  Condro Kirono mengatakan, semula terkait terorisme Densus 88 menangkap empat orang di dua lokasi, yakni di Purwokerto Banyumas dan Temanggung. Namun, dua diantara mereka yang ditangkap di Temanggung akhirnya dilepas karena tidak terbukti keterlibatannya melakukan aktivitas terorisme. "Yang ditangkap di Temanggung, dua orang dikembalikan, karena hanya teman kerja, Densus hanya menangani satu orang yang masih terus diperiksa," jelas Kapolda  usai acara olahraga bersama Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto di halaman RS Bayangkara Semarang.

Dua pemuda yang dikembalikan kepada keluarganya masing masing berinsial Z dan L
Kedua terduga teroris yang diamankan di Temanggung dan Banyumas itu disebutkan merupakan jaringan pelaku teror Thamrin dan jaringan teroris Filipina. Sepak terjang mereka sebagai penyedia senjata. Penangkapan kedua terduga itu masih terus dikembangkan. (Cry/Obi)

Tulis Komentar Anda