Perpres 91/2017 Diterbitkan, Investasi Melonjak 22 Persen

Istimewa

JAKARTA, KRJOGJA.com - Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Edy Putra Irawady mengatakan penerapan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Berusaha berdampak pada peningkatan investasi sebesar 22%.

"Kami melihat sejak dikeluarkan Perpres 91/2017, kenaikan investasi 22% (yoy). Jadi dalam waktu kurang dari enam bulan, investasi sudah masuk lebih dari USD43 miliar," kata Edy ditemui usai bertemu dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Edy menjelaskan, peraturan tersebut mengarahkan reformasi di bidang pelayanan perizinan berusaha agar memiliki standar yang sama antardaerah.

Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha sendiri ditetapkan pada 22 September 2017 dan diundangkan pada 26 September 2017.
Melalui peraturan itu pula, pemerintah berupaya mengejar penerapan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (online single submission/OSS) dapat beroperasi secara bertahap pada 1 Maret 2018.

Tahap pertama untuk meningkatkan pelayanan dan pengawalan dalam rangka percepatan penyelesaian perizinan berusaha dilakukan dengan pembentukan satuan tugas. Nantinya seluruh perizinan berusaha yang menjadi kewenangan menteri, kepala lembaga, gubernur, bupati, wali kota wajib dilakukan melalui OSS dan dilakukan dalam satu gedung yang ditetapkan oleh pemerintah.

Edy mengungkapkan kesadaran di tingkat pemerintah daerah untuk memberikan memberikan kemudahan berusaha sudah semakin terbentuk mengingat hal tersebut dapat memperkaya daerah itu sendiri. (*)

Tulis Komentar Anda