Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 28 Januari 2018 / 21:21 WIB

Pebisnis Muda Disarankan Lirik Pertanian dan Peternakan

JAKARTA, KRJOGJA.com - Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menilai pemuda milenial saat ini mempunyai 3 ideologi yakni inovasi, perubahan, dan sociointrepreneurship. 

"Ideologi anak muda adalah satu, inovasi. Kedua, perubahan. Ketiga, sociointrepreneurship. Ini membanggakan. Dunia berubah dengan cepat dengan resiko yang komplek dan mengejutkan.  Jadi untuk menghadapi persoalan harus berubah. Kedua adalah inovasi. Ada rumusan, demokrasi plus inovasi dan kapitalisasi, maka hasilnya adalah prosperity and security. Ini teman-teman sudah ada di situ. Kita negara demokrasi, banyak anak muda inovator, kita merasakan kapitalisasi, sebenarnya negara ini enggak lama menuju kesejahteraan," kata Moeldoko di Jakarta, Minggu (28/01/2018).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Kendati demikian, mantan Panglima TNI ini menganjurkan pebisnis muda merambah trading di sektor pertanian dan peternakan. Di mana cara ambil untungnya kalau teman ingin berbisnis di sana.

Moeldoko mencontohkan HKTI yang tidak hanya menyentuh pertanian, tapi juga peternakan dan lain-lain.  "Misalnya datang aja ke Cianjur, cari 100 orang tidak berdaya ibu-ibu atau bapak-bapak, rekrut beri tiap orang 200 ekor itik atau bebek. Makanan kita siapkan, gaji harian juga. Tugas kita cari pasar. Namanya itik di Jakarta, mau berapa juga habis. Ekspor lagi ke Malaysia, mereka perlu banyak sekali," terang Kepala Staf Presiden (KSP) ini. 

Menurutnya, hal itu tidak susah untuk dijalankan. Sangat gampang. Ini juga bisa dipakai di sayur mayur dan buah-buahan. 

"Kita bina petani sayur di Puncak, tekankan yang organik. Kebutuhan hotel tinggi, seperti rumah makan Jepang restoran lainnya. Anak muda jangan menyentuh yang kalangan bawah, tapi yang kalangan atas saja," cetusnya. 

Tidak hanya itu, lanjut Moeldoko, anak muda juga bisa merambah sektor e-commerce di sektor pertanian dan peternakan. Sebab, di era sekarang ini, bisnis e-commerce sangat menjanjikan. 

"E-commerce juga bagus. Bisa digarap juga. Selama ini penjualan sapi dan domba hanya tinhgi saat Idul Adha saja. Tapi bila sudah disentuh e-commerce, pasti permintaan akan datang tiap hari," tutupnya. (*)