Hujan dan Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, Banjir Hingga Longsor di Magelang

Karena banjir, warga terpaksa menuntun sepeda motornya. (Thoha)

MAGELANG (KRJogja.com) - Angin kencang bercampur hujan yang menyapu wilayah Magelang, Rabu (24/1/2018) menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Tidak kurang duapuluh lebih bangunan rumah di wilayah Kecamatan Mertoyudan, Mungkid dan Kecamatan Candimulyo rusak akibat pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang berlangsung mulai sekitar pukul 13.15 tersebut.

Demikian antara lain dikemukakan Kalakhar BPBD Kabupaten Magelang Drs Edy Susanto kepada KRJogja.com, Rabu malam. Masyarakat bersama relawan beberapa komunitas melakukan kerja bakti membenahi pohon yang tumbang tersebut, baik secara manual maupun menggunakan peralatan mesin potong.

Di dusun Sembungan Desa Gondang Kecamatan Mungkid Magelang tebing dengan tinggi 10 meter dan panjang 5 meter longsor dan menutup akses jalan yang menghubungkan wilayah Dusun Jetis Desa Pagersari dengan Dusun Sembungan Desa Gondang. Sementara hujan es juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi, baik di wilayah Kabupaten Magelang maupun Kota Magelang.

Banjir terjadi di beberapa lokasi, diantaranya di ruas Jl Sarwo Edi Wibowo yang ada di batas wilayah Kabupaten Magelang dan Kota Magelang maupun di lokasi lain. Arus lalu lintas di beberapa lokasi juga agak tersendat akibat air menggenangi ruas jalan. Ini seperti yang terlihat di ruas jalan raya Magelang-Yogyakarta, tepatnya di wilayah Mertoyudan Magelang.

Banjir juga terjadi di wilayah perbatasan antara Desa Bondowoso dan Desa Kalinegoro Mertoyudan Magelang akibat meluapnya aliran Kali Gending. Karena tingginya air yang mengalir di ruas jalan, ada beberapa pengendara sepeda motor yang terpaksa menuntun sepeda motornya saat melintas di areal jalan yang banjir. (Tha)

 

Tulis Komentar Anda