Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 18 Januari 2018 / 17:23 WIB

DPRD Usulkan Audit Investigasi Proyek Alun-alun Purworejo

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo mengirimkan surat usulan audit investigasi pembangunan Alun-alun Purworejo kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Dewan ingin memperoleh perhitungan besar anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Ketua DPRD Purworejo Ir Luhur Pambudi Mulyono mengatakan, usulan mengemuka menindaklanjuti hasil rapat antara dewan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan konsultan yang membidani pembangunan itu. "Bahwa masih diperlukan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan alun-alun," katanya kepada KRJOGJA.com, Kamis (18/01/2017).

Dewan, katanya, siap menganggarkan berapapun asal tahu secaa tepat besaran kekurangan itu. Berdasar laporan hasil rapat, pembangunan alun-alun baru selesai kurang lebih 87 persen. Pembangunan tidak selesai sesuai jadwal sehingga pelaksana proyek diputus kontrak. "Idealnya kekurangan itu adalah 100 persen dikurangi 87 persen, sekitar 13 persen. Namun apakah angka itu dapat jadi jaminan proyek bakal selesai," ujarnya.

Menurutnya, DPRD butuh perhitungan pasti sebagai dasar menentukan anggaran. Hanya auditor BPK yang memiliki kewenangan melakukan perhitungan tersebut. DPRD merasa memiliki andil dengan mengusulkan audit investigasi karena menilai masyarakat memiliki harapan besar terhadap selesainya pembangunan itu. "Masyarakat, termasuk kami ingin melihat alun-alun indah dan bagus seperti gambar yang ditunjukkan saat perencanaan," terangnya.

Selain itu, katanya, DPRD melihat proyek itu ada di tengah Purworejo sehingga apabila mangkrak mengurangi keindahan kota.  Setelah ada perhitungan, hasilnya akan menjadi dasar Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purworejo dalam mengalokasikan anggaran. 

"Soal nanti mekanisme penganggarannya seperti apa, silakan nanti Banggar DPRD yang bahas. Surat itu sudah diserahkan langsung kepada auditor BPK Jateng wilayah Kedu pertengahan Januari 2018, harapan kami akhir bulan ini sudah ada perhitungan," paparnya. (Jas)