Myanmar Siapkan Kamp untuk Pengungsi Rohingya

MYANMAR, KRJOGJA.com - Pemerintah Bangladesh dan Myanmar sepakat merampungkan proses pemulangan pengungsi Rohingya ke negara bagian Rakhine dalam dua tahun sejak repatriasi dimulai. Hal itu diungkapkan Kementerian Luar Negeri Bangladesh melalui sebuah pernyataan tak lama setelah kedua belah pihak bertemu untuk kedua kalinya sejak perjanjian repatriasi disepakati November lalu.

Pernyataan Bangladesh itu tak menyebutkan waktu proses pemulangan ratusan ribu pengungsi Rohingya itu akan dimulai. Namun, Kementerian Tenaga Kerja, Imigrasi, dan Kependudukan Myanmar pada awal bulan ini menyatakan pemerintahnya siap memproses sekitar 150 pengungsi per hari melalui dua kamp di perbatasan mulai 23 Januari mendatang.

Kamp itu dipersiapkan oleh Myanmar untuk menampung para Rohingya yang ingin kembali, tapi belum memperbaiki rumahnya di Rakhine yang sudah hancur. Melalui pernyataan ini, Bangladesh juga memastikan tengah mempersiapkan lima kamp transit yang akan digunakan untuk menampung para pengungsi Rohingya sebelum dikirimkan ke dua pusat penerimaan pengungsi di perbatasan Myanmar.

"Myanmar telah menegaskan komitmennya kepada kami untuk menghentikan gelombang masuk penduduk Myanmar ke Bangladesh," bunyi pernyataan itu.

Sementara itu, Myanmar belum memberikan pernyataan resmi mengenai pertemuan ini dan perkembangan rencana repatriasi tersebut. Juru bicara pemerintah Myanmar, Zaw Htay, juga tak dapat dimintai tanggapan segera terkait hal ini. (*)

Tulis Komentar Anda