Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 08 Januari 2018 / 09:10 WIB

Diprediksi Menang Telak, Lima Partai Dukung Ganjar

SEMARANG, KRJOGJA.com - Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto menegaskan, pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Ganjar Pranowo-Gus Taj Yasin yang baru saja diumumkan DPP PDIP, di Jakarta, didukung sedikitnya lima partai, terdiri PDIP, PPP, Golkar, Demokrat dan Nasdem. Sementara diprediksi segera menyusul PKB.

“Malam ini (Minggu-red) kami akan memaksimalkan komunikasi dengan tim koalisi kami,” tegasnya menjawab KRJOGJA.com, via telepon, Minggu  (7/1/2018) malam.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Menurut PaTjul, panggilangan akrabnya, komunikasi dirinya dengan Ketua DPW PKB Jateng Gus Yusuf sangat intens, sehingga PaTjuL yakin PKB termasuk yang akan bergabung dalam koalisi yang akan diberi nama ‘Bhineka Tunggal Ika’ tersebut. Ditegaskan, dengan posisi pendukung Ganjar-Gus Yasin yang kuat tersebut, pihaknya memprediksi akan meraih kemenangan telak.

Rencananya, PDIP sebagai koordinator Koalisi akan mendaftarkan pasangan Ganjuar-Gus Yasin pada 9 Januari 2018, pukul 11.00, berangkat dari Panti marhaens. Diharapkan semua partai pengusung dapat hadir dan berangkat bersama menuju kantor KPU Jateng dengan pengerahan massa yang masif. Sebelum ke KPU, PDIP pukul 09.00 akan mengadakan rapat komunikasi dengan 35 DPC se-Jateng yang diharapkan Ganjar Pranowo bersama Gus Yasin hadir di tengah-tengah mereka.

Bambang PaTjuL menjelaskan, koalisi Bhinneka Tunggal Ika ini, merupakan paradigma baru di tubuh PDIP. Biasanya, di Jateng ini, PDIP yang memiliki mesin partai paling kuat dan tangguh tidak perlu berkoalisi dengan partai lain. Tapi, kini, kebersamaan dengan partai lain ditonjolkan agar nantinya pasangan Cagub-Cawagub tersebut merupakan kemenangan bersama untuk memperkuat stabilitas politik di Jateng.

Hanya saja, paradigma baru ini belum disosialisasikan ke grass root, dan ini menjadi tugas saya untuk berkomunikasi dengan akar rumput. Mereka harus diyakinkan pentingnya PDIP menerapkan paradigma baru dalam Pilgub Jateng. (Isi)