Hiburan Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 30 Desember 2017 / 07:10 WIB

Dalam Guyonan Ketoprak Conthong Ternyata Ada Pesan Sosial

YOGYA, KRJOGJA.com - Kecantikan Rara Sepranti memikat banyak pria. Keluwesannya dalam berbicara menjadikan dagangannya, 'Kuluk Kanigara' di sebuah pasar wilayah Kadipaten Pandanarang selalu laris. Termasuk Jaka Pengasih yang tiap hari menyempatkan menemui Rara Sepranti di pasar tersebut.

'Tresna jalaran saka kulina'. Jaka Pengasih akhirnya jatuh cinta dengan Rara Saepranti. Tapi cinta keduanya harus menemui kendala karena Sepranti sudah dijodohkan dengan Adipati Encik Semail. Kisah cinta, keseruan berpadu dengan guyonan khas tersebut menjadi sajian spesial dalam Pergelaran Ketoprak Conthong Yogyakarta yang mengambil lakon 'Jaka Pengasih' di Concert Hall TBY, Jumat (29/12/2017) malam. Pementasan serupa masih akan digelar di tempat yang sama di hari kedua, Sabtu (30/12/2017) pukul 19.30 WIB.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Meski hadir dengan konsep humor, namun tetap dengan jalur ketoprak yang cukup baku. Pengadegan tertata rapi dengan struktur pementasan yang baik. Bahkan, sisipan-sisipan pesan dan seringkali dibumbui humor kekinian dihadirkan sehingga membuat penonton yang memadati lokasi pentas tertawa terpingkal-pingkal tanpa henti.

"Mbok critane digawe adipati numpak jaran terus nabrak cagak listrik. Bar kuwi bathuke benjut sak bakpao. Bar kuwi ditakoni meneng wae...." Begitu salah satu kelucuan yang ditampilkan. Secara tidak langsung mengkritisi kasus  nasional yang menyita perhatian publik. Tidak pelak, guyonan tersebut ternyata mampu memancing tawa penonton.

Selain itu ada pula pesan Patih Sumorejo kepada Adipati Encik Semail yang suka mabuk. "Kalau suka mabuk, bagaimana mau memimpin negara dengan baik?" kata Sumarejo.

Sutradara sekaligus penulis naskah, Susilo 'Den Baguse Ngarso' Nugroho mengatakan, pementasan yang digelar selalu mengambil sumber pada serat, babad dan cerita tutur lainnya. Namun digarap dengan konten yang memuat pesan-pesan positif bagi masyarakat. "Semoga masyarakat dapat mengambil pesan-pesan yang ada dalam pementasan ini," ucap Susilo.(Feb)