Jadi Ajang Pameran Patung Terbesar di Indonesia

Perjalanan sejarah perjuangan Jenderal Sudirman dalam bentuk patung di pameran 'Menandai Indonesia' . (Foto: Franz B)

YOGYA, KRJOGJA.com - Seniman kenamaan yang intens pada seni patung, Yusman, akan menghadirkan pameran akbar bertajuk 'Menandai Indonesia' di Jogja Gallery kawasan Alun-alun Utara Yogyakarta. Pameran yang juga menandai Retrospektif 32 Tahun Yusman sekaligus memperingati Hari Juang Kartika ini akan dibuka, Rabu (20/12/2017) pukul 19.00 WIB.

"Banyak pesan yang akan kami sampaikan pada masyarakat. Khususnya tentang sejarah perjuangan bangsa ini yang kadang kurang diketahui masyarakat secara luas. Sehingga dengan pameran ini, masyarakat dapat mengenal sejarah perjuangan di masa lampau untuk merebut kemerdekaan yang dilakukan pejuang negeri ini," terang Yusman saat berdiskusi dengan Direktur Utama PT BP Kedaulatan Rakyat dr Gun Nugroho Samawi, Selasa (19/12/2017).

Dalam kesempatan ini, Yusman akan menghadirkan karya-karya monumentalnya yang justru jarang dijumpai masyarakat. Di dalam Jogja Gallery, akan ada karya patung Enam Presiden RI, yakni Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu juga ada puluhan karya Yusman lainnya yang terbuat dari fiber dan perunggu.

"Untuk patung presiden, karya yang sama juga sudah ada di beberapa tempat. Setidaknya total ada 60 karya yang saya hadirkan sebagai karya pribadi dalam pameran ini," imbuh Yusman.

Namun begitu, pameran ini tidak hanya akan berlangsung di dalam Jogja Gallery, namun juga sejumlah karya Yusman siap ditampilkan di sisi timur utara Alun-alun Utara Yogyakarta. Setidaknya ada 19 patung fiber raksasa setinggi 4 meter siap disuguhkan pada masyarakat dalam rangkaian 'Menandai Indonesia' ini.

"Ada satu cerita dalam rangkaian patung itu yang saya beri judul 'Jenderal Sudirman Naik Gunung'. Bisa dilihat, bagaimana pak Dirman yang sudah ditandu karena kesehatannya terganggu memimpin perang gerilya karena tidak mau menyerah pada Belanda. Hal ini peristiwa sejarah yang harusnya juga diketahui masyarakat," tegas Risman.

Selain itu ada pula lima patung dalam kelompok berbeda yang berserita tentang sejarah Trikora di Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi perjalanan penting dalam sejarah perjalanan bangsa karena ada Operasi Mandala untuk membebaskan Irian Barat yang saat ini dikenal sebagai Papua.

"Bisa dikatakan kegiatan ini menjadi pameran patung terbesar di Indonesia. Untuk karya di dalam ruangan, akan kami buka selama dua pekan. Sedang karya-karya di luar ruangan, kami akan hadirkan hingga sebulan mendatang," ucap Yusman. (Feb)

 

Tulis Komentar Anda