Harga Merangkak Naik, Peternak Ayam Gembira

Ilustrasi (Foto:Doc)

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Jelang perayaan Natal dan tahun baru, harga berbagai bahan pangan mulai merangkak naik, namun masih dalam batas wajar.

Dihimpun dari data pangan elektronik Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali, Senin (11/12/2017), harga rata-rata di berbagai bahan pangan di berbagai pasar tradisional di Boyolali saat ini diantaranya telur ayam Rp20.415/kg, daging ayam Rp 28.610/kg, daging sapi Rp97.500/kg, ikan Lele Rp21.275/kg, Ikan Nila Rp31.180/kg. Sementara untuk komoditas cabai, untuk jenis keriting sebesar Rp 29.220/kg dan rawit sebesar Rp 22.000/kg.  

Yuli, salah satu pedagang kelontong dii Kota Boyolali mengatakan, kenaikan harga pangan mulai signifikan sejak sepekan terakhir, dimana rata-rata harga melonjak beberapa ribu rupiah. Harga telur misalnya, sepekan lalu harganya masih di kisaran Rp15 ribu/kg, namun saat ini dijual Rp22 ribu/kg. Kenaikan harga tersebut, sebutnya, biasanya masih terus merangkak hingga perayaan Natal dan tahun baru nanti.

"Sekarang kan mau natalan, jadi wajar saja kalau ada kenaikan harga. Namun kisaran kenaikannya sampai saat ini masih wajar," katanya.

Darojat, salah seorang peternak ayam dari Desa Canden, Kecamatan Sambi mengatakan, selain untuk kebutuhan Natal dan tahun baru, kenaikan harga daging ayam atau telur juga disebabkan di bulan ini, banyak warga menggelar hajatan seperti pernikahan ataupun ritual tradisi lain.

Harga telur mulai merangkak naik sejak dua pekan terakhir ini dan diperkirakan akan terus melonjak hingga akhir tahun nanti. Keadaan ini cukup ia syukuri sebab harga telur beberapa waktu lalu sempat anjlog.

"Harga telur cukup fluktuatif jadi momen seperti sekarang sangat membantu peternak setelah sempat merugi beberapa waktu lalu karena harga telur jatuh," pungkas Darojat. (Gal)

 

 

 

Tulis Komentar Anda