Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Sabtu, 18 November 2017 / 15:50 WIB

Ladies, Begini Cegah Kanker Payudara dari Tante Rima Melati

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kanker saat ini lebih mudah menghampiri akibat gaya hidup yang salah. Apalagi kaum wanita kurang menjaga kesehatran dan keindahan organ tubuhnya seperti payudara. Bahkan, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) melansir penyakit ini berada di peringkat pertama.

"Kanker payudara di Indonesia lebih banyak ditemukan pada stadium yang sudah lanjut. Saya sarankan para wanita tidak berlebihan mengkonsumsi daging yang tidak matang seluruhnya. Makan steak 'medium' (setengah matang) atau sate bepotensi besar memicu kanker (termasuk payudara), " ungkap Artis Senior sekaigus survivor kanker payudara Rima Melati di sela diskusi bertajuk 'Tolak Kanker Serviks dan Payudara. Tanamkan Pola hidup sehat sejak dini di Hotel Victoria, Sabtu (18/11/2017).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Rima meminta para wanita harus memperhatikan jika ada 'sesuatu' ganjil terhadap kondisi payudaranya. Bahkan, jika dirasakan tidak normal dalam jangka waktu panjang, diminta segera periksakan ke dokter.

"Saat mandi rasakanlah. Siapa tahu ada sesuatu yang ganjil dan bila sepekan masih terasa periksakanlah. Kanker tidak memilih siapa dia ingin menghampirinya," jelas pendamping setia Alm Frans Tumbuan yang akrab disapa Tante Rima ini.

Rima merasa bersyukur kepada tuhan masih diberi kesempatan menikmati kehidupan. Dukungan suami dan anak-anak menjadi 'obat' luar biasa saat berjuang melawan kanker kolon yang diidapnya. Karena itu, berharap tidak ada wanita lagi yang terkena kanker seperti dirinya.

"Saya saat itu tidak ingin meninggalkan anak-anak. Saya sampai saat ini menyarankan tidak mengkonsumsi daging yang tidak matang dan berharap tidak muncul kanker jenis lain," tandasnya.

Product Manager PT K-Link Indonesia Fatma Dwi Amartani S.Si Apt mengatakan kanker payudara dan serviks merupakan penyakit yang telah memakan korban jiwa akibat lambannya penanganan. Padahal, kedua kanker ini bisa disembuhkan bila ditangani sejak dini.

"Kanker banyak sebabnya, salah satunya gaya hidup seperti salah memilih asupan makanan sampai memakai bra tidak sesuai. Deteksi kanker payudaa saat 'datang bulan' merupakan saat paling tepat," pesannya.

Dewan Ladies Beauty Club (LBC) Hj Solekhatun menambahkan para wanita diminta menjaga kebersihan mulut rahim agar tidak terpapar penyakit berbahaya. Selain itu, untuk berterus terang kepada pasangan (suami) apabila terjadi hal yang ganjil pada dirinya.

"Jangan takut untuk jujur menyampaikan keluhan atau tanda-tanda terkait kanker. Lebih baik melakukan pencegahan dan obat terbaik untuk sembuh berasal dari diri kita sendiri," tandasnya. (Tom)