Ragam Editor : Danar Widiyanto Rabu, 01 November 2017 / 20:32 WIB

Raih Prestasi di Usia Muda

Frieda Adelia Sidharta

YOGYA, KRJOGJA.com - Frieda Adelia Sidharta siswi kelas 5 SD Budi Utama, kelahiran Sleman 23 November 2007 menyabet dua perunggu sebagai Juara 3 pada kategori Standard Solo Dance walz dan Quick Step dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) XI di Makasar, 28 Oktober 2017 lalu.

Frieda atlet termuda bersama kontingen  15 atlet Bailamos Dance School (BDS) Yogya menorehkan prestasi  dengan menyabet total 12 medali emas, 5 medali perak, dan 8 medali perunggu.  "Bangga bisa bergabung dengan Tim BDS dan kesemua atlet bisa menyumbangkan medali, teman-teman atlet di BDS saling mendukung, membawa nama Yogya bersaing dengan sekitar 200 atlet dansa dari 13 provinsi penjuru Indonesia,” tutur Frieda Rabu (1/11/2017) di BDS, Demangan Baru Yogya

Pertama merah juara di Kejurnas Umum, sebelumnya Frieda juga menorehkan pretasi di Juara II di Crystal Dance Sport Championship Malaysia kategori standar ballroom dance. Kemudian 2017 dalam Raffles Cup Dance Sport Championship Singapura meraih juara 3 untuk kelas latin solo girls chacha dan latin solo girls samba rumba, juga berhasil juga memperoleh juara 1 pada standard ballroom dance walz, quick step dan tango. “Saya menekuni dunia tari khususnya balet, latin, dan ballroom,” tutur puteri pasangan Donald Dewantara Sidharta dan Eunike Martanti ini.
      
Hasil di Kejurnas 2017 Makasar ini membuat Frieda makin semangat terus berlatih dan belajar. “Kadang capai dengan latihan padat menjelang lomba, tapi Frieda senang melakukannya tanpa melupakan pelajaran di sekolah, prestasi si sekolah juga cukup bagus. Hasil Tim BDS di Makassar menunjukan potensi atlet Yogya sangat diperhitungkan dalam naungan PP Ikatan Olahraga Dansasport Indonesia (IODI),” tutur Eunike Martanti yang mendampingi Frieda. (M-3)