Cerita Misteri

Merinding..Ketemu Hantu Mantan Kepsek

Foto: Repro Koran Merapi

UDAH lama  Arifin (bukan nama sebenarnya) tidak pulang kampung di Ciamis. Dia adalah manajer pemasaran di sebuah pabrik garmen besar. Ketika mendapat cuti dari kantornya, maka dia manfaatkan untuk mudik ke kampong. Siang hari dia tiba di kotanya. Ketika  mobilnya  melintas  di  depan  rumah  Pak Dirman (nama samaran), mantan Kepala SMA-nya dulu 

Arifin menghentikan sejenak mobilnya. ”Mampir dulu Rif,” sapa Pak Dirman. 

”Maaf Pak, saya mau ke rumah saudara dulu, kalau pulang nanti pasti mampir ke sini,” jawab  Arifin. Benar, saat pulang  Arifin jadi mampir ke rumah Pak Dirman. Seperti saat pulang, lelaki sepuh itu berdiri ditempat yang sama seperti dulu. ”Alhamdulillah akhir nya kamu mau mampir ke rumah Bapak,” sambut Pak Dirman sambil menjulurkan tangan mengajak  Arifin bersalaman. 

Betapa terkejutnya Arifin ketika tangannya menyentuh tangan pria tua itu. Tangannya terasa dingin sekali seperti gumpalan batu es. Anehnya lagi, tercium aroma tidak sedap dari badan mantan kepseknya itu. ”Maaf pak, rumah ini kok sepi. Keluarga ada di mana?” tanya Arifin.

”Keluarga Bapak tidak ada di sini, Rif. Mereka ada kesibukan masing-masing. Bapak sendirian di rumah. Ayo kita masuk ke dalam,” Pak Dirman berjalan tertatih-tatih mendahului Arifin.Mereka masuk lewat pintu samping yang tidak dikunci. Pak Dirman mempersilahkan  Arifin duduk, kemudian dia pergi begitu saja ke lantai atas. Beberapa saat lamanya  Arifin dibiarkan sendiri di ruangan itu. Setengah jam berlalu, hari mulai semakin gelap, namun tidak ada tanda-tanda Pak Dirman akan turun. 

Arifin mulai gelisah dan perasaan tidak enak mulai menghantui perasaannya. Lalu ia mengambil inisiatif memanggil pak Dirman. ”Pak Dirman! Maaf Pak, Saya gak bisa lama-lama di sini, saya mau pulang. Permisi, ya,” teriak  Arifin. Ketika  Arifin bermaksud melangkahkan kaki keluar rumah, tiba-tiba badannya seperti ditiup angin sehingga bulu kuduknya berdiri. 

Badannya mendadak tak bisa digerakkan. Dalam kondisi tidak berdaya tersebut, dia teringat nasihat almarhum ayahnya agar selalu berzikir dan membaca ayat suci  Alquran di mana pun berada terutama jika tertimpa masalah. Arifin  mulai  membaca  dalam  hati  beberapa  ayat yang dihafalnya.  Ajaib, tiba-tiba badannya terasa enteng dan dia mulai bisa bergerak normal seperti biasa. Cepat-cepat dia keluar rumah itu menuju mobilnya, lalu tancap gas meninggalkan tempat itu.

Sebulan kemudian  Arifin ketika kembali ke Ciamis dia berkunjung ke rumah Pak  Anwar (nama samaran) mantan guru kimianya. Arifin lalu menceritakan kejadian yang dialaminya. Tentu  saja Pak Anwar  terperanjat  karena sesungguhnya  Pak  Dirman  sudah  meninggal dunia  3 tahun lalu karena penyakit liver dan rumahnya dibiarkan mangkrak hingga saat itu. Arifin baru menyadari kalau lelaki berbau busuk yang ditemuinya di rumah mantan kepseknya tersebut ternyata hantu!

(Agregasi Koran Merapi) 

Tulis Komentar Anda