Warga Terdampak Bandara Harus Jadi Pengusaha

Kepala Cabang PNM DIY Puji Riyanto saat membagikan kiat-kiat menjadi pengusaha sukses. (Foto: Asrul Sani)

TEMON, KRJOGJA.com - Masyarakat terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di kawasan pesisir selatan Kecamatan Temon harus dipersiapkan menjadi pengusaha. Sehingga uang kompensasi atau ganti rugi pembebasan lahan yang mereka terima mampu meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus menciptakan lapangan pekerja baru.

"Masyarakat yang dipersiapkan menjadi pengusaha kami ikutkan dalam pelatihan khusus usaha mandiri. Pelatihan menjadi modal warga dalam menyambut keberadaan bandara baru sekaligus menyongsong era Masyaraat Ekonomi Asean (MEE)," kata General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adisucjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama pada pembukaan pelatihan kewirausahaan pendalaman dan pembekalan teknis usaha bagi masyarakat Kulonprogo di Balai Desa Palihan, Temon, Rabu (23/8/2017).

Pelatihan bagian dari Program Corporate Sosial Responsibility (CSR) diikuti 150 warga dari lima desa terdampak pembangunan NYIA meliputi Jangkaran, Palihan, Sindutan, Kebonrejo dan Glagah. "Pelatihan dibagi tiga kelompok dilaksanakan selama dua hari setiap bulannya hingga Desember 2017. Setiap kelompok lima puluh orang peserta," jelasnya.

Ditambahkan, dalam pelatihan mempersiapkan masyarakat menjadi pengusaha yang bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) selain diberi materi peserta juga mengikuti praktek secara langsung. "NYIA ditargetkan beroperasi pada 2019 dengan kapasitas melebihi eksisting Bandara Adisucjipto dari sisi penumpang tentu jauh lebih ramai. Sehingga warga di wilayah sekitar bandara baru Kulonprogo harus disiapkan untuk mengembangkan ekonomi mereka sejak sekarang," ujarnya.

Pihaknya akan memantau warga yang betul-betul serius berusaha jadi mitra binaan PT AP I. Sektor usaha yang ditawarkan beragam diantaranya kuliner, perbengkelan, laundry dan usaha lain yang belum ditekuni masyarakat. "Kami akan melihat respon peserta. Yang serius ingin jadi pengusaha akan diberi pendalaman pada bidang yang digeluti," tambah Pandu.(Rul)

 

Tulis Komentar Anda