Terowonga Bawah Tanah Retak, Goa Siluman Dipugar

Pekerja memulai melakukan perbaikan strukktur di kawasan Goa Siluman Wonocatur Banguntapan Bantul. (Foto : Sukro Riyadi)

BANTUL, KRJOGJA.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pemugaran situs Goa Siluman peninggalan Sultan Hamengkubuwono II di Wonocatur Banguntapan Bantul, Jumat (18/08/2017). Pemugaran yang bersifat konsolidasi atau perbaikan struktur tanpa harus membongkar total itu akan selesai Bulan Oktober 2017.

Khusus tahun ini pemugaran fokus pada perbaikan struktur gorong-gorong yang melintasi bawah badan jalan. Berkaitan dengan itu untuk sementara akses dari barat dan timur ditutup sementara, tetapi juga disediakan jalur alternatif di sekitar Goa Siluman.

Kepala BPCB DIY, Dra Ari Setyastuti MSi mengungkapkan, pemugaran situs Goa Siluman sudah sangat mendesak untuk dilakukan. Setelah melihat dari pendataan di lapangan terdapat keretakan pada struktur gorong-gorong dibawah jalan.

Jika kerusakan itu tidak secepatnya diperbaiki Ari khawatir situs tersebut bakal mengalami kerusakan. “Sebelum kami putuskan melakukan pemugaran untuk penyelamatan situs ini.  Di lapangan sudah dilakukan pengumpulan data diatas situ seluas 800 meter persegi itu, “ ujar Ari.

Dengan perbaikan  struktur itu diharapkan  kerusakan pada situs Goa Siluman tidak meluas. Karena situs peninggalan Sultan Hamengkubuwono II tersebut baru sekali ini dilakukan perbaikan.

“Kami tidak hanya fokus pada perbaikan struktur gorong-gorong, kedepan secara menyeluruh juga akan kami lakukan perbaikan. Tetapi  untuk sekarang paling mendesak memang yang ini,” ujar Ari.

Ari mengunkapkan, kawasan situs Goa Siluman itu merupakan akses utama warga. Sehingga adanya keretekan pada struktur bangunan merupakan hal wajar. “Idealnya memang kawasan ini tidak untuk jalan seperti sekarang ini, sehingga kelestarian situs selalu terjaga,” ujarnya. (Roy)

Tulis Komentar Anda