DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 09 Agustus 2017 / 10:59 WIB

Pemda Ingin PT JTT Diperbaiki Manajemen

YOGYA, KRJOGJA.com - PT Jogja Tugu Trans (JTT) hingga saat ini belum merampungkan pengadaan 29 unit bus baru. Hal ini berdampak pada keluarnya keputusan untuk merumahkan 120 karyawan. Pemda DIY tak dapat berbuat banyak dengan adanya keputusan itu, karena sepenuhnya menjadi kebijakan manajemen perusahaan tersebut.

"Kerja sama antara Pemda DIY dengan PT JTT sudah berakhir pada tahun 2016. Setelah itu kerja sama dilanjut dengan PT AMI. Untuk itu terkait dengan keputusan untuk merumahkan karyawan maupun gaji tergantung dari manajemen masing-masing. Mengingat Pemda DIY tidak ada hubungannya dengan JTT," jelas Plt Dinas Perhubungan DIY, Gatot Saptadi saat dimintai tanggapan tentang adanya 120 karyawan Trans Jogja yang dirumahkan.

Gatot mengungkapkan, PT JTT merupakan perusahaan yang dirangkul oleh PT AMI untuk mengelola Trans Jogja. Oleh karena itu seandainya dalam pelaksanaan di lapangan, PT JTT mengambil kebijakan untuk merumahkan karyawan dan gajinya tidak dibayar, hal itu tak ada kaitannya dengan Pemda DIY. Tapi Gatot berharap bisa segera ada solusi terbaik untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Kewenangan berkaitan dengan persoalan ini ada di PT JTT. Pemda DIY hanya bisa menyarankan agar perusahaan itu segera melakukan perbaikan manajemen. Karena persoalan itu muncul sebagai akibat dari kesepakatan PT AMI dan JTT yang belum bisa dipenuhi oleh JTT yaitu pengadaan 29 unit bus baru," jelasnya. (Ria)