Buku Ini Jadi Referensi Sejarah Kereta Api di Indonesia

Peluncuran dan Talkshow Buku 'Kereta Api di Indonesia' (Foto: Satriyo Wicaksono)

YOGYA KRJOGJA.com - Seorang pria muncul dengan busana panjang di bangunan kolonial tengah kota, Benteng Vrederburg. Putih senada dengan topi vedora yang bertengger di atas kepalanya. 

"Ini seragam pegawai kereta api dulu zaman kolonial," terangnya kepada audiens yang datang, Sabtu (29/7/2017). Pengamat sejarah bernama Hari Kurniawan hari ini datang membagi pengetahuannya tentang kereta api. 

Sebagai salah satu moda transportasi massal tertua di Indonesia, kereta api merupakan saksi bisu sejarah berdirinya negara ini. Menyambut 150 tahun kereta api hadir di Indonesia pada 10 Agustus mendatang, sebuah buku tentang kisah si Kalung Besi di Indonesia dirilis oleh penerbit Galangpress. 

Peluncuran dan talkshow buku Kereta Api di Indonesia dihadiri oleh ketiga penulisnya, Yoga Bagus Prayogo, Y Sapto Prabowo dan Diaz Radityo. "Buku ini hadir sebagai referensi tentang kereta api di Indonesia," papar Yoga. 

"Kereta api sebagai moda transportasi massal sudah hadir lebih lama dari berdirinya Indonesia. Perannya sangat vital bagi dinamika zaman kolonial sampai pasca kemerdekaan," timpal Y Sapto.
 
Ditambahkan Radit, tim penulis ingin berbagi kepada pembaca semua tentang dokumentasi sejarah yang selama ini hanya menjadi informasi terbatas bagi segelintir orang. 

Diakui oleh Hari, buku ini menjadi angin segar referensi buku sejarah kereta api di Indonesia. "Saya akui ini adalah buku referensi berbahasa Indonesia terlengkap sejauh ini," ungkapnya. 

Sebagai pengamat sejarah, Hari selama ini mendapat referensi tentang kereta api di Indonesia lewat referensi berbahasa Belanda dan Inggris. (MG-14)

Baca Juga : Naik Kereta Mini Ini, Serasa Putari "Old West Town Amerika"

 

Tulis Komentar Anda