Pendidikan Editor : Ivan Aditya Selasa, 25 Juli 2017 / 11:53 WIB

Mahasiswa UGM Ciptakan Generator Peningkat Mikroalga

SLEMAN, KRJOGJA.com - Mikroalga belakangan diklaim sebagai salah satu sumber untuk menekan penggunaan energi fosil. Namun, produksinya dinilai masih sangat rendah karena para petani ganggang masih menggunakan metode sederhana.

Hal inilah yang mendorong lima mahasiswa UGM yakni Bagas Alqadri, Syahirul Alim Ritonga, Levina Ariesta Mayasari, dan  Arief Faqihudin dari Teknik Mesin serta Lathifah Zahra dari Fakultas Biologi untuk memaksimalkan produksi Mikroalga. Sebuah alat microbubble generator untuk meningkatkan produktivitas tanaman mikroalga yang diberinama Almino pun diciptakan demi mewujudkan keinginan mereka.

Bagas Alqadri mengungkap Almino memiliki cara kerja yang sebenarnya cukup sederhana yakni memecah ukuran partikel CO2 menjadi ukuran mikro untuk nantinya membuat CO2 lebih mudah diserap oleh mikroalga. Menurut dia, dari hasil pengamatan langsung, kolam budidaya mikroalga yang dipasangi microbubble generator menunjukkan perkembangan yang lebih bagus dibanding kolam yang dipasangi aerator biasa.

"Mikroalga berwarna lebih hijau yang sekaligus menunjukkan perkembangan lebih baik. Generator kami mengubah partikel CO3 menjadi lebih kecil yang memaksimalkan penyerapan untuk Mikroalga," ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Selasa (25/07/2017).

Arief Faqihudin menambahkan, Almino bisa membantu menekan CO2 di alam karena cara kerjanya yang mengikat CO2 untuk didistribusikan ke dasar kolam. Untuk memproduksi Almino ini, kelima mahasiswa tersebut membutuhkan dana Rp 1,5 juta untuk penyediaan alat dan trial error.

"Alat ini sangat mudah dibuat, dioperasikan dan dirawat. Kami berharap bisa diimplementasikan secara luas untuk meningkatkan produksi mikroalga yang bisa menjadi energi alternatif pengganti fosil," ungkapnya.

Teknologi Almino berhasil meraih Merit Award dalam Energy innovation Challenge 2017 di Suntec Exhibition, Singapura 19-21 Juli lalu. Tim UGM ini berhasil masuk dalam posisi 6 besar dunia dan unggul atas puluhan tim lain dari berbagai perguruan tinggi di dunia. (Fxh)