DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 07 Juli 2017 / 03:32 WIB

NYIA Kesempatan Buka Lapangan Kerja

WATES, KRJOGJA.com - Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang akan dibangun di Kabupaten Kulonprogo memberikan kesempatan bagi masyarakat Kabupaten Kulonprogo untuk membuka lapangan pekerjaan baru dan peluang bisnis baru. Hadirnya NYIA akan menghadirkan pula banyak orang di Kulonprogo.

"Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan II yang diadakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja tersebut," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulonprogo Arif Sudarmanto SH ketika membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan II Tahun 2017, di aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo, Kamis (06/07/2017).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Pembukaan ditandai dengan pemakaian seragam pelatihan kepada perwakilan dan diikuti oleh para peserta. Bersamaan juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo dengan Komunitas Bule Mengajar terkait pelatihan Bahasa Inggris.

Pelatihan, kata Arif, bermanfaat bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha dan potensinya. Sehingga mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja menuju ke tingkat yang lebih baik, maju dan profesional. Juga akan berpengaruh pada perekonomian masyarakat, dengan harapan akan mengurangi angka kemiskinan untuk menuju kehidupan yang lebih sejahtera bahi masyarakat luas.

Arif juga menilai melihat jenis pelatihan adalah banyak yang diperlukan dalam kehidupan. "Karena itu kesempatan pelatihan merupakan kesempatan yang baik untuk menambah wawasan pengetahuan, keahlian dan keterampilan," kata Arif.

Dijelaskan Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kulonprogo Sri Sulanjari SIP, Pelatihan Berbasis Kompetensi II merupakan dana dari APBN, DIPA program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas BLK Surakarta TA 2017. Pelatihan sebanyak 8 paket yang diikuti 128 orang, terdiri teknisi telepon seluler, mekanik yunior mobil, menjahit, finishing kayu teknik semprot, teknisi lemari pendingin (show case) dan sepeda motor injeksi, serta boga 2 paket.

"Pelatihan dilakukan 30 hari dengan tambahan materi caracter building dan fisik mental," kata Sri Sulanjari.

Menurutnya, kegiatan ini dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya kerja sesuai kebutuhan pasar kerja. "Serta diharapkan mampu mengurangi pengangguran dan kemiskinan serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.(Wid)