Sikat Handphone, Mantan Santri Dihajar Warga

Mg menjalani pemeriksaan di Polsek Banguntapan Bantul. Foto: Sukro Riyadi

BANTUL (KRjogja.com) - Tim Buru Sergap (Buser)  Polsek Banguntapan Bantul mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat ) berinisial Mg (24) asal  Kalimantan Barat. Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti empat handphone yang disikat tersangka dari rumah Eka Febriana (20) dan Nurul, keduanya warga Kertopaten Wirokerten Banguntapan Bantul awal pekan lalu.  Hingga kini kasus tersebut terus diusut polisi untuk mengungkap tindak kejahatan lainnya.                   

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Banguntapan Iptu Deby Tri Andrestian SIK, Jumat (19/5)  mengungkapkan, penangkapan tersangka yang juga jebolan sebuah pesantren di daerah Godean Sleman ini bermula ketika niat jahat Mg di Kertopaten ketahuan. Malam itu tersangka mengintip sebuah  rumah melalui jendela. Namun aksinya ketahuan pemilik rumah, melihat orang tidak dikenal mencoba masuk lewat jendela.

Spontan membuat penghuni rumah teriak maling yang membuat warga lain berhamburan mengejar pelaku. Jumlah massa semakin banyak membuat Mg kesulitan untuk meloloskan diri. "Tersangka Mg berhasil dibekuk warga tidak jauh dari Kertopaten," ujar Suharno. 

Setelah tidak berdaya, salah satu tokoh masyarakat mengintrogasi soal hilangnya empat handphone di rumah Nurul dan Eka. Karena sudah ketakutan, Mg mengakui sudah mencuri handphone di rumah warga di Kertopaten Wirokerten. Massa tanpa ampun menghajar Mg hingga tidak berdaya dan langsung dibawa ke Polsek Banguntapan.

Suharno mengatakan, Mg sebelumnya sempat jadi santri di daerah Godean Sleman. Namun dikeluarkan dengan alasan tertentu. Setelah itu, Mg ditampung disalah satu rumah di Kertopaten Banguntapan Bantul. Namun niat baik salah satu warga menampung Mg justru disalahgunakan. "Informasinya Mg ini baru satu pekan ditampung di salah satu rumah warga, namun sudah berbuat pidana," ujarnya.

Sementara Mg  mengaku sebenarnya tidak ada rencana mencuri, karena dirinya juga sudah punya hanphone. Tindakan mencuri karena khilaf dan tidak bisa mengendalikan nafsunya. (Roy)

Tulis Komentar Anda