BABARSARI UNDERCOVER

Karaoke Hingga Panti Pijat Sudah Menanti

Salah satu sudut Jalan Babarsari (JH Kusmargana)

SECARA wilayah administratif, kawasan Seturan sebenarnya merupakan sebuah wilayah padukuhan seluas 88 hektar yang ada di Kelurahan Caturtunggal Kecamatan Depok Sleman. Sedang kawasan Babarsari merupakan gabungan dari dua padukuhan (di kelurahan Caturtunggal), yakni padukuhan Kledokan seluas 45 hektar dan Tambakbayan seluas 84 hektar.

Babarsari sendiri sebenarnya hanyalah sebuah nama dari wilayah dusun/kampung kecil dalam padukuhan Tambakbayan. Sedang Padukuhan Tambakbayan terdiri tiga dusun/kampung, yakni Tambakbayan, Glendongan dan Babarsari. Namun saat ini masyarakat lebih mengenal Babarsari sebagai kawasan yang mencakup sejumlah wilayah di sepanjang Jalan Babarsari.

Kawasan Babarsari dan Seturan berbatasan langsung dengan sejumlah wilayah lain seperti Kelurahan Condongcatur di sebelah utara, Kelurahan Maguwo di sebelah timur dan wilayah Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul di sebelah selatan.

Terdapat sejumlah jalan penting di dua kawasan ini, yakni Jalan Babarsari yang membentang dari Jalan Raya Yogya-Solo ke utara lalu melengkung ke barat hingga tembus ke Selokan Mataram dan jalan Perumnas. Serta jalan Kledokan yang membentang dari Jalan Laksda Adisucipto ke utara menembus ke selokan mataram lalu menyambung dengan Jalan Seturan Raya hingga tembus ke Ring-road Utara.

Ada lebih dari 10 universitas maupun perguruan tinggi yang berdiri di kawasan Babarsari dan Seturan. Mulai paling selatan adalah kampus UPN, Atmajaya, BATAN, API, STIKES Wiraahusada, Akper Dharma Nusantara Sakti, AKY, Universitas Proklamasi 45, STTNAS di sepanjang Jalan Babarsari, hingga STIE YKPN di Jln Seturan Raya. Sementara tepat di sebelah utara Seturan, yakni masuk wilayah Condongcatur berdiri kampus terpadu UPN, disusul UII dan sejumlah perguruan tinggi lain di sekitarnya.

Tak hanya puluhan kampus, sejumlah hotel mewah bintang 5 juga terdapat di kawasan Babarsari dan Seturan. Sebut saja hotel Sahid Raya di Jalan Babarsari yang saat ini sedang dipugar, Hotel Merapi-Merbabu di Jalan Seturan Raya serta Hotel Eastparc di Jalan Kledokan. Itu belum termasuk rencana pendirian Apartemen 9 lantai, The Grand Babarsari yang akan berlangsung saat ini.

Selain sejumlah hotel berbintang, terdapat pula sejumlah tempat hunian mulai dari apartemen, asrama, hotel melati, guest house, hingga pondokan atau penginapan. Sementara ribuan kos-kosan baik ekslusif maupun rumahan tersebar merata di hampir seluruh wilayah pada dua kawasan tersebut.

Kompleks pertokoan atau ruko, juga berjejer di sepanjang kawasan Babarsari dan Seturan. Pusat perbelanjaan, minimarket 24 jam, apotik, rumah makan atau restoran, kafe tersedia dengan berbagai pilihan. Beragam hiburan mulai dari pusat olahraga atau pusat kebugaran, fitness, kolam renang, biliar, tempat karaoke, salon kecantikan, panti pijat, warnet, rumah mode/fashion, lapangan futsal, semuanya tersedia di kawasan ini.

Pom bensin yang ada di tengah-tengah Jalan Babarsari dan pom bensin baru di ujung Jalan Kledokan bahkan disebut-sebut merupakan salah satu pom bensin dengan tingkat konsumsi tertinggi di DIY setiap harinya.

Kawasan ini berjarak hanya sekitar 6 kilometer atau perjalanan sekitar 15 menit dengan mengendarai kendaraan dari Bandara Adisucipto, dan sekitar 9 kilometer atau sekitar 30 menit dari pusat kota Yogyakarta. Hal ini membuat kawasan Seturan dan Babarsari sangat strategis. Harga tanah di kawasan ini saat ini pun bahkan telah mencapai Rp2,5 juta hingga Rp 5 juta per meternya atau mungkin lebih.

Adanya rencana pembangunan mal seluas 24.000 m2 dengan kelengkapan hiburan yang berada di kompleks Hotel Sahid Raya Jalan Babarsari hampir dipastikan akan menambah ramai kawasan tersebut. Sejak beberapa tahun terakhir, hanya sekitar 2 kilometer dari kawasan itu, telah berdiri salah satu mal terbesar di Yogya, yakni Ambarrukmo Plaza atau yang lebih dikenal dengan Amplaz. (JH Kusumargana)

Selanjutnya : Berubahnya Babarsari....

Tulis Komentar Anda