Bantul Jadikan Pisang Produk Unggulan

Rahmad memberikan motivasi kepada warga Sidomulyo Bambanglipuro. (Foto : Sukro Riyadi)

BANTUL, KRJOGJA.com - Produksi pisang di Bantul terus digenjot agar kebutuhan pasar terpenuhi. Agar target tercapai dinas terkait tidak pernah berhenti mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarang sebagai lahan budidaya pisang.

“Bupati Bantul Drs H Suharsono sudah mengeluarkan SK pada April 2016 lalu, intinya  pisang jadi produk unggulan di Bantul,” jelas Kepala  Dinas  Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (PPKP) Bantul, Ir Pulung Hariyadi MSc usai menghadari kunjungan dari anggota Komisi IV DPR RI Siti Hediati atau Titik Soeharto di Dusun Plebengan Desa Sidomulyo Kecamatan Bambanglipuro Bantul, Jumat (21/04/2017).

Baca Juga :

Melihat Bantul dari Perspektif Lain

Pulung mengungkapkan, keluarnya SK tersebut harus diimbangi agar budidaya pisang digencarkan. Jika dikelola  professional pisang punya nilai ekonomis sangat tinggi, namun sejauh ini budaya difokuskan di pekarangan masyarakat.

“Bahkan di Sidomulyo ada Persatuan Petani Pisang Sidomulyo (PPPS) Bambanglipuro Bantul. Khusus paguyuban memang belum semua wilayah ada, tetapi kami terus mendorong semua,” ujarnya.

Sementara Koordinator Staf Ahli Siti Hediati, Ir Rahmad Widayanto mengatakan sejak awal Siti Hediati punya komitmen untuk mendampingi nelayan dan petani di Indonesia khususnya Bantul. “Komitmen itu sudah barang tentu sesuai dengan Pak Harto, orangtua Mbak Titik,” jelasnya. (Roy)

Tulis Komentar Anda