Sofyan Anif Siap Tingkatkan Kader Muhammadiyah

Ilustrasi. (Foto : Dok)

SOLO, KRJOGJA.com - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) lima tahun ke depan akan lebih difokuskan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan (iptek) yang Islami. Tahapan ini sangat penting untuk melahirkan alumni sekaligus kader persyarikatan Muhammadiyah yang memiliki kualitas membawa perobahan.

"Pada 2017 inii kami start menuju pusat pengembangan iptek yang Islami,"  jelas Dr Sofyan Anif, rektor baru UMS 2017-2021 yang Sabtu (22/04/2017) dilantik PP Muhammadiyah.

Baca Juga :

Dr Sofyan Anif, Rektor Baru UMS 2017-2021

Lewat tahapan ini akan membawa UMS sebagai riset university yang mendunia. Untuk mempercepat UMS akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga di luar negeri.

Dr Sofyan Anif tidak ingin alumni UMS sekedar memiliki kemampuan iptek, tapi juga harus punya wawasan internasional dan islami. Secara otomatis alumni menjadi kader Muhammadiyah, untuk melahirkan alumni yang demikian telah disiapkan asrama untuk menampung mereka.

Setidaknya mahasiswa akan diasrama dalam satu semester. Karena untuk melahirkan kader yang baik harus di asrama, Pondok Shobron disiapkan untuk penguatan keulamaan,

Kemudian ada Pesantren Tinggi Bahasa Arab-Studi Islam (Mahad) Abu Bakar As Shiddiq  untuk prnguatan bahasa Arab serta pesantren untuk Bahasa Inggris. Pola pengkaderan melalaui mahasiswa ini akan menepis buruknya kualitas kader.

Penguatan proses belajar yang akan diterapkan Sofyan Anif cukup beralasan. Karena ia berlatarbelalang pendidikan. Pernah menjadi Dekan FKIP dan sekarang ketua asosiasi  Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan ( LPTK) Swasta Indonesia. (Qom)

Tulis Komentar Anda