Ini Rupa Gamelan Peninggalan HB VI yang Dipamerkan di Sonobudoyo

Gamelan Riris Manis yang mulai ditata di area pameran Sonobudoyo eks KONI DIY. (Foto:Harminanto)

YOGYA,KRJOGJA.com - Gelaran Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Nusantara 2017, 26 April hingga 5 Mei nanti tampaknya bakal menjadi salah satu ajang unjuk koleksi Museum Sonobudoyo. Salah satu yang bakal ditampilkan yakni gamelan Riris Manis yang merupakan peninggalan masa Sri Sultan HB VI.

Seperangkat gamelan yang seturut Kepala Museum, Riharyani dibuat pada era Sinuhun Mangkubumi 1855-1877 ini bahkan masih bisa digunakan hingga saat ini. "Suaranya masih 'ngelaras' sampai sekarang karena kami di Sonobudoyo masih memainkannya dalam waktu tertentu, dan nanti akan kami pamerkan pada masyarakat umum," ungkapnya.

Riharyani juga mengungkap nantinya bakal ada satu lagi koleksi andalan yang ikut dipamerkan di event besar Alat Musik Tradisional Indonesia tersebut yakni gamelan Kyai Mega Mendung dari Kasultanan Cirebon. Gamelan yang dibuat abad ke-19 ini juga memiliki ciri khas yang tak dimiliki gamelan lain yakni adanya pohon genta yang menambah kaya musikalisasi.

"Kedua gamelan yang memiliki sejarah serta ciri khas ini nanti bakal kita pamerkan sebagai andalan dari Sonobudoyo. Selain itu secara khusus juga bakal memamerkan Krumpyung yang merupakan alat musik khas Yogyakarta dan berasal dari Kulonprogo," imbuhnya.

Selain alat-alat musik bersejarah tersebut nantinya bakal dipamerkan pula 200 lebih alat musik khas 34 provinsi di Indonesia. Lebih menarik, pengunjung bisa menjajal memainkan dan mendengar bunyi asli dari gadget yang dipinjamkan saat masuk lokasi pameran.

Ada pula ruang workshop untuk mempelajari cara melaras gamelan dari para senimannya secara langsung. Bahkan ada pula ruang relaksasi dengan musik audio untuk membantu meredakan stress pengunjung yang bisa diakses secara gratis. (Fxh)

 

Tulis Komentar Anda