AHM Perkuat Pendidikan Vokasi Industri

Istimewa

SEMARANG, KRJOGJA.com – PT Astra Honda Motor (AHM) melanjutkan penguatan pendidikan vokasi industri melalui kerjasama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri. Kerjasama pembinaan SMK kali ini membidik SMK wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Berbekal pembinaan AHM terhadap 647 SMK di 30 Provinsi melalui implementasi program Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda, Kemenperin menggandeng AHM untuk bersama-sama meningkatkan sumber daya manusia terampil melalui pendidikan kejuruan dan vokasi yang kuat di Tanah Air. Sejak tahun lalu, AHM bersama Kemenperin mengembangkan SMK Pilot Project di berbagai provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan kini memasuki provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. 


Ketua Program Pendidikan Satu Hati AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan pengembangan SMK berbasis kompetensi oleh Kemenperin bersama industri dan Kementerian terkait ini merupakan kelanjutan dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2016 mengenai Revitalisasi SMK yang sebelumnya sudah dimulai oleh Kemenperin pada tahun lalu.  

"Kami berkomitmen untuk memperkuat pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia melalui penerapan Kurikulum TSM Astra Honda di SMK yang tahun ini sudah memasuki tahun ketujuh. Kami yakin jika dikelola dengan baik, SMK akan mampu melahirkan generasi muda terampil yang dibutuhkan industri."

Saat ini, implementasi KTSM Astra Honda sudah dijalankan di 647 SMK yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia. Sebagai upaya mendorong kompetensi SMK binaannya, AHM juga mengembangkan konsep  SMK sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang berwenang mengukur dan memvalidasi kompetensi siswa sebelum mereka memasuki dunia industri. Saat ini tercatat ada 56 SMK yang telah menjadi SMK TUK KTSM Astra Honda. (*)

Tulis Komentar Anda