Dikalahkan PSCS, PSS Gagal Total Di Laga Perdana

Pemain PSS, Rossi (hijau) berusaha mengisimkan umpan dari sisi kanan pertahanan PSCS. Sayang, Elja gagal mendulang poin penuh karena kalah 0-1 (Harminanto)

SLEMAN, KRJOGJA.com - Tim Elang Jawa PSS Sleman gagal menang di laga perdana Liga 2 tahun 2017 setelah pada pertandingan di Maguwoharjo Rabu (19/4/2017) malam takluk atas PSCS Cilacap. Gol semata wayang Galih Akbar Febrian menit ke-70 memupus impian PSS meraih poin penuh di hadapan 28 ribu pendukung fanatiknya. 

Bermain menyerang di awal babak, PSS sempat mendapat beberapa peluang lewat pemain anyarnya Rossi Novrihanis. Di kubu lawan yang tampak bermain lepas, tercatat tercipta pula beberapa peluang dengan memanfaatkan serangan balik. Namun, tak ada gol tercipta hingga 45 menit dan skor 0-0 menemani kedua tim menuju ruang ganti. 

Masuk babak kedua, pelatih PSS Freddy Mulli tampak menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih terbuka dengan memanfaatkan dua sisi flank yang kali ini ditempati Rossi dan Imam Bagus Kurnia. Di kubu PSCS, pelatih Gatot Barnowo memilih untuk menunggu tuan rumah melakukan kesalahan dengan menumpuk banyak pemain di separuh lapangan sendiri. 

Beberapa peluang sempat tercipta melalui tusukan Rossi dari sisi kanan pertahanan PSCS yang kali ini dikawal Risman Maidullah. Namun sayang tak ada satupun yang berhasil menembus gawang Ega Rizky. 

Keasyikan menyerang, petaka tuan rumah muncul menit ke-70 saat jebakan offside lini belakang yang kali ini dikomando kapten Waluyo dan Jodi Kustiawan gagal. Galih Akbar Febrian yang muncul dari linu kedua mampu melakukan solorun dan mengecoh kiper PSS, Try Hamdani sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang kosong. 

Papan skor pun berubah 0-1 untuk tim tamu yang sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini. Tuan rumah sempat berusaha membalas dengan memasukkan penyerang muda Gunugkidul, Tony Yuliandri. Tapi ternyata dewi fortuna tak berpihak pada Super Elja yang harus merelakan tiga poin melayang ke Cilacap. 

Kepada wartawan usai pertandingan, pelatih PSS Gatot Barnowo mengaku sangat puas dengan permainan anak asuhnya. "Anak-anak bisa menikmati permainan dan berani dalam menguasai bola, ternyata bisa curi gol dan menang," ungkapnya. 

Gatot juga menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih banyak menunggu pemain PSS melakukan kesalahan saat menyerang. "PSS banyak bola long dan mudah kami baca, ditunggu saja baru kita counter attack dan akhirnya bisa jebol satu," lanjutnya bangga. 

Di kubu tuan rumah, pelatih Freddy Mulli mengakui bawasanya keberuntungan lebih berpihak pada tim tamu yang dirasakan bermain cukup baik dibawah tekanan suporter. "Tidak ada keberuntungan di tim kami malam ini, lawan lebih beruntung bisa memanfaatkan peluang menjadi gol. Ini tentu bahan evaluasi kami dan liga baru saja dimulai, perjalanan masih panjang," ungkapnya. (Fxh)

 

Tulis Komentar Anda