Pengunjung Panik, Taman Pintar Kebakaran!

Suasana simulasi saat petugas mengevakuasi korban terjebak kebakaran. (Foto:Harminanto)

YOGYA, KRJOGJA.com - Raungan sirine lima mobil pemadam kebakaran pekik terdengar di area Taman Pintar Rabu (19/4/2017) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Asap tebal berwarna hitam juga tampak muncul dari atap Gedung Oval di mana para pemadam langsung berupaya menjangkau dan menyemprotkan air untuk memadamkan sumber api yang berasal dari lantai atas gedung tersebut.

Beberapa korban tampak mengalami luka bakar dan ada yang meninggal dunia lantaran terjebak di lantai yang terbakar hebat. Mereka lantas dibawa ke rumah sakit terdekat oleh petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran, Polri dan TNI ditambah BPBD DIY, PMI hingga Pamong Praja.

Beberapa korban di Gedung Kotak harus diselamatkan dengan tali lantaran akses jalan di dalam gedung tak lagi aman digunakan untuk melakukan evakuasi. Total ada 10 korban yang dievakuasi di mana 1 diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Namun tenang, keadaan darurat tersebut hanya sebuah simulasi penanganan kebakaran yang dilakukan oleh tim gabungan dari Kota Yogyakarta. Pemerintah Kota Yogyakarta tampaknya tak ingin main-main dan kecolongan saat terjadi insiden kebakaran terutama di ruang publik.

Agus Winarto Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta mengatakan kegiatan simulasi tersebut sekaligus dilakukan untun melihat fungsi koordinasi antar lembaga saat terjadi bencana. Dari hasil simulasi ini, pihaknya bakal melakukan evaluasi menyeluruh agar nantinya penanganan bencana semakin maksimal.

"Kami ingin lihat koordinasi antar pihak dalam menanggulangi bencana kebakaran, kita ingin tahu sinergi ketika ada kebakaran. Kita ingin melihat bagaimana kinerja di lapangan secara langsung," ungkapnya.

Pemadam Kebakaran pun berharap setiap gedung dan bangunan di Kota Yogyakarta memiliki SOP penanganan kebakaran dan membangun jalur evakuasi yang proporsional. "Harapan kami semua gedung punya karena saat ini masih ada yang belum, tujuannya tentu saja meminimalisir korban jiwa apabila ada insiden khususnya kebakaran," pungkasnya. (Fxh)

 

Tulis Komentar Anda