Mau Beli Mobkas, Perhatikan Hal ini Dulu

Istimewa

LEBARAN memang masih jauh. Namun, geliat masyarakat berburu mobil baru ataupun bekas mulai menggeliat. Berbagai alasan mengemuka untuk memilih kendaraan roda empat ini saat berlebaran. Salah satunnya bisa mengangkut sanak saudara di hari yang fitri sekaligus bersilaturahmi.

Namun, adakalanya seseorang belum bisa memenuhi keinginan membeli mobil baru sesuai keinginan. Akibatnya, harus menjatuhkan pilihan mencari mobil bekas dengan kondisi masih oke. Hal ini yang harus diperhatikan sebelum membeli agar keinginan bergaya dan berlebaran malah membuat keuangan keluarga morat-marit akibat salah menentukan pilihan.

1. Mobkas tak alami penyusutan harga

Keinginan Anda untuk membeli mobil bekas bisa jadi merupakan keputusan yang cerdas. Anda sangat mungkin mendapatkan mobil bekas dengan harga lebih murah namun dengan kualitas hampir sama atau bahkan sama dengan mobil baru. Bahkan, Anda tidak akan mengalami penderitaan akibat penyusutan nilai seperti yang dialami oleh pembeli mobil baru, karena setelah mobil baru keluar dari showroom, saat itu juga mobil tersebut statusnya adalah mobil bekas dengan harga yang sudah menyusut.

2. Sesuaikan dengan bujet

Saat ini Anda telah memiliki bayangan akan mobil impian Anda. Berhentilah sejenak dan pikirkan apakah mobil bekas impian Anda sesuai dengan budget Anda? Jangan terpaku dengan satu merk atau model mobil. Contoh, jika Anda menginginkan mobil bekas Toyota Kijang Innova, cobalah mencari perbandingan dengan mobil sekelasnya seperti Nissan Serena atau Isuzu Panther Touring.

Selain itu Anda dapat juga melakukan perbandingan mobil yang sama namun tipe yang lain, misal: jika Anda menginginkan Innova Tipe V namun budget belum cukup, cobalah bandingkan dengan Innova G dan Innova E, pertimbangkan kelebihan dan kekurangannya. Ingatlah bahwa Anda harus tetap rasional dan lupakan aspek emosional karena emosi Anda dapat cepat berubah.

3. Cari Informasi sebanyaknya


Carilah informasi sebanyak mugkin tentang harga mobil tertentu di wilayah tertentu. Harga mobil bekas sangat tergantung dari banyak hal seperti kondisi mesin, interior dan interior, kilometer (jarak tempuh), kehandalan, serta popularitas. Di Indonesia mobil Jepang lebih populer dibanding mobil Eropa dan Amerika.

Hal tersebut membuat harga mobil bekas Jepang relatife lebih tinggi dibanding mobil Eropa dan Amerika untuk kelas yang sama. Selain itu, mobil yang harga sparepartnya murah harga jual bekasnya cenderung lebih tinggi dibanding yang harga sparepartnya lebih mahal.

4. Survey Bank atau Leasing

Jika Anda bermaksud membeli mobil bekas secara kredit, lakukanlah survey kepada bank dan lembaga-lembaga pembiayaan yang ada. Sekarang mayoritas bank memiliki program KPM (Kredit Kepemilikan Mobil (baik baru maupun bekas) dengan keunggulan dan kekurangan masing-masing.
Carilah informasi sebanyak mungkin dan tanyakan kepada Bank atau lembaga pembiayaan tentang kemungkinan terburuk yang akan terjadi jika Anda mengalami kesulitan pembayaran. Hal ini penting agar Anda siap mengantisipasi segala kemungkinan di masa yang akan datang dan menyiapkan strategi yang aman.

5. Cek Fisik

Jika Anda menemukan mobil impian Anda. Hubungilah penjual dan tanyakan kondisi umumnya seperti warna, harga, status kepemilikan, dll. Jika Anda merasa cocok buatlah janji pertemuan untuk melakukan pengecekan fisik dan test drive. Pengecekan fisik meliputi body, ekterior, interior, kondisi mesin, knalpot, sistem elektronik, nomor rangka dan nomor mesin.

Ingat, saat Anda puas dengan hasil pengecekan fisik, persetujuan Anda baru 60%. Selanjutnya test drive sebaiknya dilakukan untuk mengetahui kondisi mobil lebih mendalam seperti performa mesin, akselerasi, steering, system rem, kopling dan transmisi, kondisi kaki-kaki, tenaga mesin, dll. Cobalah berjalan di banyak variasi medan. Ajaklah teman/montir yang berpengalaman selama pengecekan dan test drive.

Lebih baik Anda membayar montir untuk memastikan kelayakan mobil daripada menyesal di kemudian hari karena memperoleh mobil dengan kondisi buruk. Selain itu Anda bisa menanyakan catatan servise mobil (dan catatan garansi, jika ada) dan melakukan konfirmasi ke bengkel.

6. Negoisasi Harga

Jika anda puas dengan hasil test drive, langkah selanjutnya adalah negosiasi harga. Ingatlah bahwa Anda harus tetap rasional untuk dapat memenangkan negosiasi. Bukalah harga rendah, namun usahakan jangan jauh di bawah nilai terendah dari harga pasaran mobil bekas tersebut. Sebagian penjual tidak nyaman dengan penawaran yang di bawah harga pasaran terendah. Putuskan sejak awal berapa batasan harga maksimal yang sanggup Anda bayar untuk sebuah mobil. Bersabarlah. Rencanakan untuk bernegosiasi dalam waktu yang cukup lama. (*)

 

Tulis Komentar Anda