Periode Oktober – Maret

300 Ribu Ton Gabah Berhasil Dikumpulkan


SUKOHARJO (KRjogja.com) - Sebanyak 300 ribu ton gabah kering panen (GKP) berhasil dikumpulkan hasil dari panen petani selama periode Oktober 2016 hingga Maret 2017. Jumlah tersebut dimungkinkan naik dua hingga tiga kali lipat hingga akhir musim tanam III (MT III) mendatang.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Netty Harjianti, Selasa (21/3) mengatakan, posisi sekarang mayoritas petani di 11 dari 12 kecamatan sudah panen padi MT I. Tinggal tersisa Kecamatan Mojolaban dibeberapa desa saja seperti Desa Sapen dan Klumprit yang belum seluruhnya panen.

Hasil rata rata panen padi petani sudah dianggap ideal 8 ton – 9 ton GKP. Kondisi tersebut melegakan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo karena hasil panen melimpah didapat disaat cuaca ekstrim.

Data dari Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo diketahui luas tanam lahan pertanian di Sukoharjo sebanyak 60 ribu hektar. Posisi sekarang hingga Maret baru 30 ribuan hektar. Dimungkinkan hingga Oktober mendapat luasan lahan yang ditanami bisa terpenuhi target 100 persen.

“Musim ini kondisi cuaca sangat ekstrim sering hujan deras. Hasil panen padi petani masih bagus rata rata di atas 8 ton,” ujarnya.

Salah satu kekhawatiran dari petugas yakni adanya bencana alam seperti banjir dan angin kencang. Akibatnya tidak sedikit tanaman padi petani roboh. Imbasnya menyebabkan terjadinya penurunan kualitas.

“Sering mendung dan hujan berpengaruh pada pembuahan atau bulir padi tidak maksimal. Kondisi itu berpengaruh secara keseluruhan saat panen,” lanjutnya.(Mam)

Tulis Komentar Anda