Duterte Minta Eropa Tak Campuri Urusan Filipina

FILIPINA, KRJOGJA.com - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menanggapi kritik dari parlemen Eropa tentang kebijakannya mengembalikan hukuman mati bagi terdakwa kasus narkoba di Filipina.

“Jangan memaksakan budaya dan kepercayaan kalian pada pemerintah yang ada di planet ini. Jangan memaksa Negara lain, terlebih kami (Filipina),” kata Duterte.

Sejak terpilih Juli tahun lalu, Duterte dijuluki sang penghukum akibat dari aksi berbahayanya menangani kasus narkoba. Berujung pada perang berdarah dengan korban sekitar 7.000 orang meninggal dunia. Banyak dari korbannya adalah seorang bandar narkoba kelas teri, dan para pecandu. (*)

Tulis Komentar Anda