Penambangan Batu Andesit Marak, Banyak Jalan yang Rusak

Ilustrasi. (Foto: Doc)

KOKAP, KRJOGJA.com - Maraknya penambangan batu andesit di sejumlah wilayah di Kulonprogo telah menyebabkan semakin banyaknya ruas jalan di kabupaten ini yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan menganggu kenyamanan masyarakat pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Kulonprogo khususnya di Kecamatan Pengasih dan Kokap pada lebaran mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat Sukoco menjelaskan, dalam aturan, pihak penambang berkewajiban melakukan reklamasi kerusakan lahan akibat penambangan. Dalam hal tersebut perbaikan terhadap kerusakan jalan menjadi tanggungjawab perusahaan penambangan. "Menurut kami reklamasi bukan hanya areal yang ditambang tapi juga terhadap kerusakan jalan yang dilewati armada pengangkut hasil tambang harus diperbaiki," katanya, Senin (20/3/2017).

Guna menimbulkan persoalan serius maka pihaknya minta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo dalam menerbitkan izin tambang dimasukkan syarat kewajiban penambang memperbaiki jalan rusak akibat mobilitas armada pengangkut hasil tambang. Sayangnya DPMPT sampai saat ini belum mengakomodir keinginan DPU tersebut. "Dalam reklamasi masih terjadi beda pendapat antara kami dengan DPMPT. Kami masih terus mengusahakan agar ada pertimbangan ekonomi dibidang perbaikan jalan dalam izin tambang," tutur Sukoco.

Regulasi yang mengatur kewajiban perbaikan jalan oleh pihak penambang tersebut dinilai krusial, mengingat dalam waktu dekat akan ada pembangunan infrastruktur bandara yang membutuhkan material banyak. Pengangkutan material bangunan tersebut tentu akan mengakibatkan kerusakan jalan. Saat ini saja mobilisasi truk pengangkut tanah urug untuk lahan relokasi bandara sudah dikeluhkan warga mulai dari jalan licin akibat tanah urug tercecer hingga kerusakan jalan.

Lebih lanjut Sukoco mengungkapkan, kendati banyak pihak tahu pembangunan bandara akan berakibat pada kerusakan jalan, tapi dana perbaikan jalan tidak ada peningkatan. "Dana APBD untuk perbaikan jalan belum ada kenaikan hanya sekitar Rp 4 miliar saja, padahal kami mengusulkan Rp 9 miliar," ungkapnya menambahkan dari jumlah yang ada sekarang ada beberapa point yang belum boleh dilelangkan. (Rul)

Tulis Komentar Anda