BERAKSI DARI HOTEL KE HOTEL

Mbah Dukun Pengganda Uang Ini Akhirnya Tertangkap Polisi

Tersangka Muh alias Adi Nugroho, dukun pengganda uang diamankan Polda Jateng. (Foto: Karyono)

SEMARANG, KRJOGJA.com - Sepak terjang Muh alias Adi Nugroho (36) yang mengaku sebagai orang pintar yang dapat melipat gandakan uang harus berakhir. Muh yang beraksi dari hotel ke hotel di kawasan wisata Bandungan Ambarawa dibekuk Polda Jateng.

Korban terakhir akibat ulah Muh menimpa Nita, yang menderita kerugian selain uang tunai Rp 278.500.000 juga mobil Toyota Yarris. Tim Direktorat Reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Jateng selain meringkus Muh pria asal Banyuwangi yang beralamat Dusun Lebari, Jawasari, juga menyita barang bukti diantaranya beberapa bendel uang palsu lembaran ratusan ribu serta stempel dari beberapa bank.

Dir Reskrimum Polda Jateng Kombes Hery Susanto kepada wartawan menjelaskan penangkapan terhadap seorang dukun pengganda uang itu bermula dari laporan korban Nita. Dari laporan itu, lalu pihaknya membentuk tim khusus, apalagi diperoleh kabar bawah korbannya cukup banyak. Dari hasil pelacakan sesuai informasi korban, tim khusus itu berhasil mengendus keberadaan pelaku. Mula mula Muh ketika ditangkap daerah Bandungan mengelak menjadi dukun penggada uang. Namun,ia setelah terdesak dan dihadapan saksi korban, sang dukun pengganda uang itu akhirnya pasrah.

"Tersangka dalam aksinya biasa mengenakan pakaian serba hitam dan bersurban juga hitam.Tersangka kepada setiap calon korban yang diajak ke tempat penginapan mengaku dapat menggandakan uang secara gaib melalui sebuah ritual dengan bantuan Kanjeng Ratu Kidul dan Eyang Seto. Bagi, orang yang ingin mendapatkan uang berlimpah dengan cara pintas oleh Muh diwajibkan membayar uang mahar Rp 35 juta. Sejumlah uang itu, sesuai keterangan sang dukun pengganda uang itu dapat berubah berlipat ganda cukup besar,yakni Rp 60 miliar," jelas Hery Susanto yang didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarod Padakova, Senin (20/3/2017).  

Dengan dibekuknya, Muh alias Adi Nugroho, dukun palsu pengganda uang penyidik Polda Jateng masih terus mengembangkan kasus ini. Kepolisian masih mencari kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini karena diyakini aksi tersangka dilakukan tidak sendirian. (Cry)

Tulis Komentar Anda