Cerme Banjir, Wisatawan Dilarang Masuk

Pagar pengaman di pelataran Goa Cerme ambrol setelah diterjang banjir. (Foto: Sukro R)

BANTUL, KRJOGJA.com - Banjir yang terjadi Goa Cerme Dusun Srunggo  Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri Bantul meruntuhkan pagar pengaman di pelataran  objek wisata itu. Dengan pertimbangan keamanan untuk sementara goa ditutup untuk umum.  Sedang dilokasi ambrol kini dipasang pengaman untuk menghalau masyarakat mendekat.

Juru Kunci Goa Cerme, Paijan, Senin (20/3/2017) mengatakan, banjir di goa terjadi Sabtu pekan lalu setelah  sebelumnya hujan turun sangat deras.  Setelah hujan beberapa jam tidak kunjung reda, tiba-tiba dari lorong muncul air bergulung-gulung langsung muntah di pelataran goa. Dalam kondisi debit semakin tidak terkendali,  sedang pintu air disisi utara tidak keseluruhan dibuka. Sehingga air melompati pintu air dan menerabas ke pelataran goa. Dalam sekejab pagar sisi utara yang selama ini berfungsi untuk pengamanan langsung ambrol.

“Jelas tidak kuat, air dari goa semua  mengalir dihalaman goa, tembok itu  langsung ambruk,” ujarnya.

Setelah itu material dari struktur tembok terbawa ke dasar lembah  atau masuk diarea persawahan warga.  Bahkan jika tidak segera dilakukan perbaikan kondisinya sangat membahayakan pengunjung.
“Lokasi tembok itu kan jalur utama, sangat bahaya jika tidak segera diperbaiki. Padahal dititik itu kedalaman jurang bisa mencapai 50 meter,” jelasnya. Setelah banjir melanda Goa Cerme seketika itu pengunjung dilarang masuk dengan pertimbangan faktor keamanan.(Roy)

Tulis Komentar Anda