Lulu Kenalkan Aplikasi Pembukuan UMKM

Aplikasi pembukuan keuangan di ponsel pintar membantu pelaku usaha mencatat transaksi secara praktis. (Foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Aplikasi pembukuan transaksi sederhana di ponsel pintar dikenalkan ke pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Aplikasi ini memudahkan pedagang mencatat keuangannya secara cepat dan tepat. 

"Masih bekerja secara offline. Tinggal memasukkan angka pengeluaran atau pemasukan. Nanti sistem yang akan menyimpan dan mengolah berapa untung atau ruginya," kata Lulu Sofiatun Ekaningsih, Ketua Bangkit Mandiri Wanita (BMW) Karanganyar.

 Aplikasi itu lahir dari curhatan Lulu kepada Asisten Deputi Bidang Pengembangan Kewirausahaa Kementrian Koperasi dan UKM, Budi Mustopo, saat dirinya diundang di satu kesempatan. 

Lulu menceritakan sulitnya pelaku usaha skala rumah tangga membuat pembukuan keuangan, padahal itu penting untuk mengukur perkembangan usahanya. Mereka juga tidak memiliki cukup waktu dan kemampuan jika harus mengikuti pelatihan akuntansi. Akhirnya, pelaku UMKM tidak mengetahui usahanya untung atau rugi. Lebih lanjut dikatakan, ide menghadirkan aplikasi itu di ponsel pintar karena semua pedagang pasti memakainya di berbagai kesempatan. 

Lulu mengklaim aplikasi pembukuan sederhana bagi UMKM mudah dioperasikan siapapun juga, termasuk kalangan ibu rumah tangga perintis usaha mikro. 

"Sistemnya masih dikerjakan tim IT dari Kementrian Koperasi dan UKM. Belum siap diluncurkan karena masih 50 persen jadi. Nantinya, program itu tersedia di gadget dan diunduh gratis. Selama ini, pedagang bekerja termehek-mehek tapi tidak tahu untung atau rugi. Ini salah satu kelemahan UMKM kita,” katanya. (R-10)

Tulis Komentar Anda