Perjuangan Nyai Dahlan Bakal Difilmkan

Ilustrasi. (Foto: Doc)

PERJUANGAN pahlawan nasional Walidah Dahlan yang merupakan  tokoh emansipasi dari Kauman Yogyakarta, akan difilmkan. Jumat (17/3/2017) sore dilakukan tasyakuran sekaligus doa bersama untuk mengawali syuting. Film layar lebar berjudul ‘Nyai Ahmad Dahlan the Movie’ digarap sutradara pembuat film festival Diah Paramita serta produser Diah Kalsitorini. Syuting di DIY akan dimulai.

Doa dan tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Diah Kalsitorini yang kemudian diserahkan kepada Amanda Atsir. Potongan tumpeng pertama langsung diserahkan pada Tika Bravani, pemeran Nyai Walidah. Potongan kedua oleh Atsir yang mewakili Ira’s Film diserahkan kepada David Chalik pemeran Kiai Haji Ahmad Dahlan.

“Kami membawa beberapa artis dari Jakarta, meski 75% pemain adalah keluarga Muhammadiyah bahkan ada juga yang masih cicit. Syuting akan dilaksanakan di Minggir Kulonprogo, Tepus Gunungkidul dan Kauman Yogyakarta,” jelas produser Diah Kalsitorini dan wakil keluarga KHA Dahlan, Widyastuti dalam kegiatan sebuah hotel di Jl Sisingamangaraja. Menurut Wiwid, Tika Bivrani adalah pemeran Fatimah dalam film Soekarno. Film dibuat Yayasan  KHA Dahlan dengan dukungan MRA Tour & Travel.

Diah menyebutkan, film ini dipersiapkan cukup lama, sekitar setahun. Mempelajari ketokohan perempuan ulama yang mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 1971, bukan hal mudah. Apalagi tidak banyak catatan. Sehingga menurut Widyastuti, mengungkit kembali kenangan keluarga terhadap Nyai Walidah bukan hal gampang.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional di zaman Presiden Soeharto, bukan semata-mata karena Walidah adalah istri KHA Dahlan, Pendiri Persyarikatan Muhammadiyah pada tahun 1912. Namun Walidah yang dilahirkan 1872 adalah juga pendiri gerakan perempuan ‘Sopo Tresno’ yang kemudian bernama Aisyiyah.  Nyai Ahmad Dahlan ini termasuk tokoh emansipasi, penolak kawin paksa dan merupakan perempuan pertama yang pernah memimpin Kongres Muhammadiyah tahun 1926. Walidah meninggal 31 Mei 1946 dan dimakamkan di belakang Masjid Gedhe Kauman. (Fsy)

 

Tulis Komentar Anda