Sangu Parang dan Keling, Polsek Mlati Amankan Dua Remaja Klitih

Polisi amankan dua anak muda yang kedapatan bawa parang dan keling untuk aksi kekerasan. (Foto: Harminanto)

SLEMAN, KRJOGJA.com - Jajaran Kepolisian dari Polsek Mlati terpaksa menahan dua anak muda yakni G (20) dan K (16) lantaran kedapatan membawa senjata jenis parang dan keling serta kedapatan melakukan penganiayaan dalam kasus yang berbeda. Kedua pemuda tersebut akhirnya terpaksa mendekam di balik jeruji besi Polsek Mlati untuk menanggung ulahnya tersebut.

Kapolsek Mlati Kompol Supriantoro kepada wartawan Jumat (17/3/2017) mengatakan kasus kedua tersangka ini terjadi di waktu yang berbeda di mana G terlibat tindak kekerasan di seusai mengisi bensin di SPBU TVRI Jalan Magelang sementara K membawa keling. "G ini pada 24 Februari 2017 pukul 23.45 WIB terlibat cekcok dengan warga sekitar dan sempat memukul helm namun karena dilawan maka ia mengeluarkan parang untuk menakut-nakuti warga, tapi kemudian dikejar dan akhirnya dibawa ke Polsek Mlati," ungkapnya.

Sementara untuk K, kasusnya terjadi saat ia bersama rekan-rekannya nongkrong di kawasan Pojok Sinduadi Mlati Sleman 14 Maret 2017 lalu. Saat itu ada dua pelajar yang lewat dan tersangka K merasa tidak terima karena merasa dilihat, lalu mengejar dan memukulkan keling.

"Oleh korban, pukulan bisa ditangkis namun kembali lagi dikejar dan ada cekcok mulut hingga kemudian warga membubarkan mereka dan melaporkan pada polisi. Unsur penganiayaan tidak kami proses namun karena dia memiliki senjata jenis keling maka kita amankan," lanjutnya.

Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Dandung Pratidina menambahkan kedua anak muda ini tetap diamankan dengan sangkaan melanggar Undang-Undang Darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tanpa dilengkapi surat sah. "Ancaman hukumannya sampai 10 tahun memang, tapi nanti hakim di pengadilan yang akan memutus," terangnya.

Pihak kepolisian pun meminta dengan tegas agar anak-anak muda tidak lagi bepergian membawa senjata jenis apapun karena polisi tak segan memproses hukum meskipun mereka masih di bawah umur. "Kami minta dan tegaskan jangan ada lagi bawa sanjata apapun, karena kami akan tindak tegas," pungkas Kapolsek Mlati. (Fxh)

Tulis Komentar Anda