PLN Garap Proyek Senilai Rp21,1 Triliun

Foto PLN (Feby/Okezone)

JAKARTA, KRJOGJA.com - Dalam mendukung megaproyek 35.000 megawatt (mw), PT PLN (Persero) siap menggarap 1.825 mw proyek pembangkit dengan skema Enginering, Procurement and Contruction (EPC).  Selain itu, PLN juga siap membangun transmisi 500 kilovolt (kv) sepanjang 928 kilometer sirkuit (kms) di Jalur Utara Jawa. Total proyek yang akan dikerjakan sekira Rp21,1 triliun.

"Proyek yang ditandatangi 16 proyek nilai investasi pembangkit sebesar Rp13 triliun (belum termasuk PLTD), nilai investasi transmisi sebesar Rp2,1 triliun, dan biaya long term service agreement (LTSA) untuk 5 tahun senilai Rp6 triliun," tutur Direktur Utama PLN Sofyan Basir di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (17/3/2017). 

Dalam menandatangi proyek ini, Sofyan Basir didampingi jajaran direksi PLN dan disaksikan Jasa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Adi Toegarisman, Direktur I Bidang Perekonomian Pada Jamintel (Ketua TP4P) Aditia Warman, Sekretaris TP4P Yudi Handono, Ketua Tim Satgas Pengawal dan Pengaman Proyek GITET dan SUTET lrwan Sinuraya. 

Sofyan melanjutkan, pengerjaan proyek ini merupakan komitmen pemerintah untuk merealisasikan penyediaan listrik sebesar 35.000 mw dalam jangka waktu 5 tahun (2014-2019), yang telah dikukuhkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, serta penyediaan tenaga listrik daerah terpencil, pulau terluar dan daerah perbatasan berdasarkan. (*)
 

Tulis Komentar Anda