OJK Sarankan Asuransi Investasi Sektor Infrastruktur

Firdaus Djaelani (Istimewa)

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKBN) Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), Firdaus Djaelani berharap industri asuransi turut berinvestasi di sektor infrastruktur. 
Walaupun bukan sebagai konsorsium, namun bisa terlibat dalam pembelian saham, surat berharga atau obligasi. Apalagi saat ini ada dana asuransi sekitar Rp 1000 triliun yang bisa diinvestasikan.

"Saat ini uang di asuransi yang mencapai Rp 1000 triliun, walau uang yang tidak menganggur, tapi tidak ada salahnya industri asuransi ikut serta berinvestasi di bidang infrastruktur, " kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK, Firdaus Djaelani pada acara Seminar Asuransi, Obligasi Infrastruktur dan Peluang Investasi di Jakarta, Kamis (16/03/2017).
 
Firdaus mengatakan, OJK telah mempertemukan usaha karya dengan para industri asuransi untuk mengetahui proyek apa saja yang jadi peluang investasi dan apa resiko yang harus di hadapi.

"Kami hanya sebagai fasilitator untuk mempertemukan usaha karya dengan industri asuransi. Usaha karya harus menjelaskan secara khusus risiko dan peluang berinvestasi apa saja yang ada di sektor infrastruktur," tegasnya.

Dijelaskan, untuk menjadi anggora korsorsium, harus memperhitungkan segala risiko yang harus di hadapi dilapangan. Namun kalau hanya mau membeli saham, SUN atau obligasi, harus memperhatikan rating yang ada apakah ratinganya -A, A, AA atau yang lain. (Lmg)

Tulis Komentar Anda