Lahan Pertanian di Bantul Kian Menyusut

Ilustrasi. (Foto : Dok)

BANTUL, KRJOGJA.com - Maraknya alih fungsi lahan yang terjadi di Bantul, menyebabkan lahan pertanian berkelanjutan kian susut. Hal ini menyebabkan lahan pertanian dengan target 13.000 hektare semakin sulit terpenuhi. Padahal lahan pertanian berkelanjutan diterapkan untuk mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Bantul.

Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Drs Pulung Haryadi MSc, Rabu (15/03/2017) mengatakan, secara keseluruhan lahan pertanian di Bantul ada seluas 15.147 hektare. Dari sekian ini ditargetkan 13.000 di antaranya digunakan bagi lahan pertanian berkelanjutan.

"Meski demikian, derasnya arus alih fungsi lahan menyebabkan lahan pertanian semakin terdesak. Adapun alih fungsi lahan yang paling sering digunakan untuk pembangunan perumahan atau membangun rumah pribadi," jelas Pulung.

Ditambahkan Pulung, aturan lahan pangan berkelanjutan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) DIY No.10/- 2011 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Dalam Perda diatur mengenai kewajiban Bantul mengalokasikan lahan seluas 13.000 hektare bagi lahan pertanian berkelanjutan.

Menurut Pulung tiap tahunnya rata-rata penyusutan lahan di Bantul pada kisaran 10 hektare. Adapun kebanyakan penyusutan lahan untuk pembangunan perumahan. Pulung menjelaskan, dari seluruh lahan pertanian yang dipunyai, ternyata tidak seluruhnya dapat ditetapkan sebagai lahan pertanian berkelanjutan. Pasalnya sebagian dari kawasan tersebut saat ini sudah mulai beralih menjadi kawasan pemukiman.

"Untuk menentukan lahan pertanian berkelanjutan, Pemkab Bantul harus menentukan terlebih dahulu apakah kawasan tersebut berpotensi menjadi kawasan pemukiman atau tidak. Kalau lambat laun kawasan pemukiman semakin meluas dengan mengalihfungsikan lahan pertanian, maka target 13.000 lahan pertanian berkelanjutan tersebut lama kelamaan pasti akan menyusut," tegas Pulung.

Dijelaskan Pulung, Kabupaten Bantul saat ini sedang menyiapkan revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk mengatur secara spesifik lahan pertanian berkelanjutan. (Aje)

Tulis Komentar Anda