Tambah Modal PT SAK, Butuh Kajian Mendalam

Istimewa

WATES, KRJOGJA.com - Pemkab Kulonprogo berencana memberikan penguatan modal kepada perusahaan daerah setempat yang memproduksi asphalt mixing plant, PT Selo Adikarto (SAK). Menanggapi rencana tersebut lembaga legislatif menegaskan memang perlu tapi harus dilakukan kajian mendalam. 
 
"Penguatan modal bagi PT SAK memang perlu, tapi harus hati-hati, pembahasan terhadap rencana tersebut harus dimaksimalkan,” kata anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Kulonprogo, Priyo Santoso, Rabu (15/03/2017).

Pembentukan PT SAK mendasar Perda 7/2003 tentang Penguatan Modal dalam rangka pendirian perusahaan daerah dalam bidang AMP. Awalnya perusahaan tersebut dibentuk merger dengan PT Citra Karya Sejahtera (CKS). Komposisi modal dari Pemkab Kulonprogo Rp 8 miliar sedangkan PT CKS Rp 4,1 miliar. Tapi dalam perjalananya PT CKS wanprestasi sementara manajemen PT SAK saat itu tersandung kasus korupsi. 

Dalam perkembangannya, posisi PT CKS digantikan oleh Koperasi Karyawan PD BPR Bank Pasar Kulonprogo. Guna memenuhi ketentuan modal awal tersebut, Pemkab Kulonprogo akan meggelontorkan dana, agar modal perusahaan sesuai perda awal senilai Rp 12,14 miliar.

Sesuai Rapat umum pemegang saham (RUPS), perusahaan akan menjual sahamnya kepada publik. Setiap saham nantinya akan senilai Rp 100 ribu, sehingga akan ada 121.493 lembar saham yang akan dilempar ke pasar. “Masalah jumlah saham yang akan dijual juga harus jelas apakah seluruhnya atau sebagian,” tambah Priyo. (Rul)

Tulis Komentar Anda