MPU PRAPANCA, Belajar Sains Jadi Menyenangkan

Rohadi memberikan pebelajaran kepada siswa dengan menggunakan alat mpu prapanca. (Foto: Unggul P)

KENDAL, KRJOGJA.com - Siapa yang tidak kenal dengan Mpu Prapanca seorang pujangga yang hidup di abad ke 14 lalu. Setelah sekian ratus tahun MPU PRAPANCA hadir di SMAN 1 Sukorejo membantu siswa belajar sains yang selama ini menjadi momok. MPU PRAPANCA yang hadir bukanlah jelmaan pujangga terkenal namun sebuah media pembelajaran ciptaan guru IPA Rohadi Sugiyono,SPd,MPd agar siswa senang belajar Sains.

MPU PRAPANCA merupakan singkatan dari Lampu, Pralon dan Kaca, sebuah media pembelajaran yang intinya di desain untuk mempermudah belajar Sains dan juga membuat siswa tertarik dan senang. Media ini digunakan untuk materi gelombang cahaya, interferensi, polarisasi dan diferensi cahaya.

Rohadi Sugiyono pencipta media pembelajaran MPU PRAPANCA mendesain media pembelajaran tersebut agar siswa bisa mudah mepelajari, murah dari segi pembiayaan danMenyenangkan sehingga siswa lebih tertarik. "Jika siswa sudah tertarik maka belajar jadi menyenangkan, karena sebelum adanya media ini nilai siswa sangat rendah dibawah kkm, sedangkan setelah ada alat peraga atau media ini nilai siswa menjadi melebihi KKM," ujar Rohadi Minggu (12/3/2017).

Prakon menurut Rohadi digunakan untuk menggantikan meja optik, sedangkan kaca untuk menggantikan alat yang sesungguhnya mahal jika diadakan. Murah didapat pralon banyak di toko bangunan, lampu laser mainan juga banyak dan murah, serta kaca juga banyak dan mudah didapat.

Sebagai guru Ilmu Pengetahuan Alam, Rohadi termasuk salah satu guru yang kreatif, berbagai gelar juara disandangnya, bahkan yang terakhir mendapatkan Sain Education Award Tahun 2016. Penelitian merupakan hal yang paling digemari, sejumlah inovasi selalu dilakukan agar siswa gemar belajar dan gemar melakukan penelitian. Lomba Sain Education sendiri Rohadi sudah menjuarai tingkat propinsi dan mewajili jateng di tingkat pusat bertemu dengan 180 wakil se indonesia.

"Saya berhasil meraih 10 besar di tingkat nasional, karena untuk tingkat nasional tidak ada peringkat hanya ada 10 besar," lanjutnya.

Berkarya untuk semua merupakan pedoman Rohado dalam setiap melakukan inovasi media pembelajaran. Karena hasil inovasi di share ke beberapa sekolah agar semua bisa memanfaatkan media pembelajaran dan bisa saling tukar pengalaman dan informasi. Berbagai lomba yang sudah diikuti dan di juarai oleh Rohadi diantaranya juara propinsi dan nasional 2007, finalis guru berprestasi jawa tengah ditahun yang sama,  juara pertama lomba kreatifitas guru tahun 2008, juara 3 lomba inovasi guru tahun 2011

2008 lomba kreatifitas guru juara satu. Juara guru berprestasi penelitian jateng tahun 2014, juara pertana inovasi pembelajaran tahun 2015. Yang terbaru juara Sain Education 2016.

Beberapa penelitian yang dilakukannya maupun rekan-rekan guru yang lain masih kurang mendapatkan perhatia  dari pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi."Kami melakukan inovasi untuk kemajuan belajar siswa dan berharap bisa mendapatkan perhatin dari pemerintah, karana semua ini dilakukan agar siswa menjadi tertarik terutama pelajaran IPA.

Kepada siswa, Rohadi selalu menekankan agar perbanyak aktifitas bukan hanya mendengar, mengamati mencoba dan nelakukan jangan hanya mendengar. (Ung)

 

Tulis Komentar Anda